SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kehadiran maskapai Super Air Jet di Bandara H Asan Sampit tidak hanya membuka akses penerbangan langsung menuju Jakarta, tetapi juga menghubungkan masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim) dengan berbagai kota di Indonesia hingga terkoneksi ke penerbangan umrah.

"Kita dapat bersama-sama menyaksikan momen bersejarah yaitu penerbangan perdana Super Air Jet dari Jakarta-Sampit dan kembali lagi ke Jakarta. Hari ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan Super Air Jet. Dengan resmi beroperasi rute Jakarta-Sampit-Jakarta, maka Sampit menjadi kota yang ke-36 yang kami terbangi dari seluruh Indonesia," kata Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari, Sabtu, 13 Juni 2026.

Penerbangan perdana Super Air Jet di Bandara H Asan Sampit berlangsung lancar pada 12 Juni 2026. Pesawat Airbus A320 rute Jakarta-Sampit menurunkan 178 penumpang. Sementara penerbangan dari Sampit menuju Jakarta mengangkut 141 penumpang.

Ia menjelaskan, saat ini Super Air Jet telah melayani 35 kota di Indonesia dan satu rute internasional. Perusahaan berkomitmen terus memperluas konektivitas udara guna mendukung mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta pengembangan sektor pariwisata di berbagai daerah.

Menurut Ari, masyarakat Sampit dan sekitarnya kini dapat menjangkau berbagai kota tujuan hanya dengan satu kali pembelian tiket karena Super Air Jet terkoneksi dengan jaringan penerbangan Lion Air Group yakni Batik Air, Wings Air dan Lion Air.

"Jadi, kita cukup pegang satu tiket dari Sampit mau ke Palembang, dari Sampit mau ke Kualanamu, Sumatera semua bisa. Jadi, kami bekerja sama juga dengan Batik dan Lion Air. Jadi, dengan satu tiket itu konek semuanya," ujarnya.

Tak hanya itu, konektivitas tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat Kotim yang ingin melaksanakan ibadah umrah. Ari menyebut jaringan penerbangan Lion Air Group telah terhubung dengan penerbangan umrah menuju Arab Saudi menggunakan pesawat berbadan lebar.

"Begitu juga yang disampaikan untuk koneksi umrah itu kita ada terbang Lion Air menggunakan pesawat 330, kapasitasnya 430 seat Jakarta-Jeddah. Itu juga konek dari Sampit. Jadi, sampai sana tinggal masuk ke imigrasi, langsung kita berangkatkan. Jamnya nanti kita sesuaikan dari Sampit-Jakarta-Jeddah. Begitu juga baliknya, Jeddah-Jakarta-Sampit," jelasnya.

Ia menilai Sampit memiliki potensi ekonomi yang besar dan posisi strategis di Kalimantan Tengah. Karena itu, Super Air Jet hadir bukan sekadar menyediakan layanan transportasi udara, tetapi juga mendukung kemajuan daerah melalui peningkatan konektivitas.

"Kami melihat Sampit sebagai daerah yang berpotensi besar dan peran strategis di Kalimantan Tengah. Super Air Jet hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan transportasi udara, tapi juga sebagai mitra mendukung pertumbuhan dan kemajuan daerah," katanya.

Ia berharap kehadiran Super Air Jet dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, investasi maupun sektor pariwisata.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan kepercayaan yang diberikan. Semoga penerbangan perdana ini menjadi awal dari konektivitas semakin kuat, ekonomi yang semakin berkembang, serta manfaat yang semakin luas bagi masyarakat," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)