BORNEONEWS, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta mengingatkan mahasiswa agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan anarkis apabila wacana aksi demonstrasi besar-besaran yang disebut akan berlangsung pada 20 Juni 2026 benar-benar terlaksana.
Pesan ini disampaikan Jayadikarta usai menghadiri Pelantikan Akbar dan Rapat Kerja Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Pulang Pisau di Aula Banama Tingang Kantor Bupati Pulang Pisau, Minggu, 14 Juni 2026.
Menurutnya demonstrasi merupakan hak masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk menyampaikan pendapat dan kritik terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Kalaupun memang nanti terjadi pada tanggal 20 Juni seperti yang diberitakan akan ada demo besar-besaran, saya minta demo secara teratur, tertib, jangan sampai anarkis,” kata Jayadikarta.
Sebagai alumnus Muhammadiyah, ia menilai mahasiswa memiliki peran penting sebagai garda terdepan pemuda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Dalam sambutannya, Jayadikarta juga mengajak mahasiswa untuk terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, termasuk kondisi efisiensi anggaran.
“Saya menyampaikan agar ke depan mahasiswa menjadi garda pemuda yang siap membantu dan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, walaupun saat ini kita berada dalam masa efisiensi dan kondisi yang tidak sedang baik-baik saja,” ujarnya.
Terkait rencana aksi 20 Juni, Jayadikarta menegaskan bahwa penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai aturan dan tidak menyimpang dari tujuan utama perjuangan mahasiswa.
“Adanya demo ini karena memang hak masyarakat untuk bersuara, terutama mahasiswa. Tetapi saya bilang, demolah dengan teratur, dengan tertib, jangan sampai menyimpang dari apa yang kita harapkan,” tegasnya.
Pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa Muhammadiyah atau IMM di Pulang Pisau, melainkan seluruh mahasiswa di Kabupaten Pulang Pisau maupun Kalimantan Tengah.
“Pesan ini tidak hanya untuk IMM atau mahasiswa di Pulang Pisau, tetapi juga seluruh mahasiswa yang ada di Kalimantan Tengah,” tutupnya.( RETHA)









