JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Pertukaran mahasiswa antara Indonesia dan China menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Beasiswa China atau China Scholarship Council (CSC), Zhang Jun, mengatakan saat ini lebih dari 17 ribu mahasiswa asal Indonesia tengah menempuh pendidikan di China.

“Jumlah mahasiswa Indonesia di China telah melampaui 17 ribu orang, menempati posisi tinggi di antara negara-negara Asia dalam hal jumlah mahasiswa asing,” kata Zhang dalam Pameran Pendidikan Tinggi China 2026 di Jakarta, Minggu, 14 Juni 2026.

Ia menambahkan, jumlah mahasiswa China yang melanjutkan studi di Indonesia juga terus bertambah dan kini mencapai ribuan orang.

Menurut Zhang, meningkatnya pertukaran pelajar dua arah tersebut menjadi salah satu gambaran kuatnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan China.

Ia menyebut kerja sama pendidikan kedua negara terus berkembang, termasuk melalui kolaborasi perguruan tinggi, pengembangan sumber daya manusia, pendidikan bersama, penelitian, hingga pembelajaran Bahasa Mandarin.

Zhang menilai kerja sama pendidikan Indonesia-China telah memberikan hasil positif dan semakin produktif bagi kedua negara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa CSC telah berdiri selama 30 tahun di bawah Kementerian Pendidikan China.

Selama periode tersebut, CSC telah memberikan dukungan pendanaan kepada sekitar 350 ribu mahasiswa dan akademisi China yang belajar di luar negeri.

Sebaliknya, lebih dari 250 ribu mahasiswa dan akademisi asing juga telah menerima beasiswa dari CSC untuk melanjutkan pendidikan di China.

Zhang mengatakan program tersebut turut mendorong lahirnya sumber daya manusia baru di berbagai bidang keilmuan dengan wawasan global.

Selain itu, beasiswa dan pertukaran pendidikan dinilai menjadi jembatan penting dalam memperkuat hubungan masyarakat China dengan negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Ia pun mengundang lebih banyak pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di China.

Menurutnya, mahasiswa Indonesia dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat persahabatan kedua negara melalui pendidikan dan pertukaran budaya.

Zhang menambahkan, Beijing saat ini memiliki rencana besar untuk memperkuat sistem pendidikan nasionalnya.

Dengan pengembangan tersebut, perguruan tinggi di China diharapkan mampu terus membuka peluang baru bagi mahasiswa internasional yang ingin menempuh pendidikan di negara tersebut.

ANTARA