BORNEONEWS, Nanga Bulik – Ribuan pengunjung memadati kawasan Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, selama pelaksanaan Sumber Mulya Fest 2026. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga puncak acara Festival Lampion yang menjadi penutup rangkaian kegiatan tahunan tersebut.
Kehadiran pengunjung tidak hanya berasal dari Desa Sumber Mulya, tetapi juga dari sejumlah wilayah lain di Kabupaten Lamandau. Ramainya warga yang datang membuat area festival dipenuhi aktivitas masyarakat yang menikmati berbagai hiburan dan stan UMKM.
Salah seorang pengunjung, Andi Prasetyo, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk menyaksikan berbagai pertunjukan yang disuguhkan panitia. Menurutnya, Sumber Mulya Fest menjadi salah satu agenda hiburan yang paling ditunggu masyarakat.
"Acara seperti ini sangat bagus karena menghadirkan hiburan sekaligus memperkenalkan budaya daerah. Kami sekeluarga datang sejak sore untuk menikmati seluruh rangkaian kegiatan," ujarnya.
Tingginya jumlah pengunjung turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka lapak di lokasi festival. Sejumlah pedagang mengaku penjualan mereka meningkat dibandingkan hari-hari biasa.
Salah seorang pelaku UMKM, Siti Rahma, mengatakan ramainya pengunjung membuat produk dagangannya laris terjual. Ia menyebut momentum festival menjadi kesempatan untuk memperluas pasar dan mengenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.
"Alhamdulillah penjualan meningkat selama festival berlangsung. Banyak pengunjung yang datang membeli produk kami, bahkan ada yang kembali lagi untuk berbelanja," katanya.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan berbasis desa mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi, budaya, dan hiburan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
"Selain menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk berkembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat," kata Rizky.
Ia berharap keberhasilan Sumber Mulya Fest dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Lamandau untuk terus mengembangkan potensi lokal melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.(NATALIA KRISTIN/j)









