BORNEONEWS, Nanga Bulik – Suksesnya peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 Kecamatan Menthobi Raya tidak lepas dari kuatnya kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, hingga dukungan para donatur. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tanpa menggunakan dana APBD, melainkan mengandalkan partisipasi dan swadaya berbagai pihak.
Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid menilai pola kebersamaan tersebut menjadi contoh nyata bagaimana kekuatan masyarakat dapat menggerakkan sebuah kegiatan besar di tingkat kecamatan.
"Hal ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Menthobi Raya masih sangat kuat dan menjadi modal penting dalam pembangunan daerah," kata Abdul Hamid.
Ia mengatakan, keterlibatan aktif masyarakat sejak perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa nilai gotong royong masih hidup dan menjadi budaya yang mengakar di tengah warga.
Menurut tokoh masyarakat Suparman, keberhasilan kegiatan juga terlihat dari solidnya kerja sama antarwarga di setiap tahap pelaksanaan acara tanpa ada sekat kepentingan.
"Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, semuanya dilakukan bersama-sama. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Menthobi Raya masih menjunjung tinggi budaya gotong royong," ujarnya.
Ia berharap semangat kolaborasi yang telah terbentuk dalam peringatan HUT ke-21 ini dapat terus dipertahankan dan menjadi kekuatan sosial dalam mendukung pembangunan kecamatan ke depan. (NATALIA KRISTIN/j)









