TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, Bunyamin, mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Ajakan tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan Pengukuhan Bunda Guru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Kelengkapan Organisasi PGRI Barito Timur serta pembukaan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI masa bakti 2025-2030 di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut Bunyamin, kemajuan pendidikan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, organisasi profesi, hingga para tenaga pendidik.

"Saya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi. Kemajuan pendidikan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi profesi seperti PGRI," tegasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada PGRI Barito Timur yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, pengukuhan Bunda Guru dan pelantikan kelengkapan organisasi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Barito Timur.

Bunyamin menilai keberadaan Bunda Guru maupun kelengkapan organisasi PGRI diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, penguatan karakter peserta didik, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

"Pengukuhan Bunda Guru dan pelantikan kelengkapan organisasi bukan hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Barito Timur," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran Bunda Guru memiliki nilai yang sangat mulia dalam membangun budaya pendidikan yang berlandaskan kasih sayang, keteladanan dan semangat gotong royong. Melalui perhatian dan dedikasi yang diberikan, Bunda Guru diyakini mampu menjadi inspirasi dalam membentuk generasi Barito Timur yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing di tingkat global.

"Peran seorang Bunda Guru sangatlah mulia. Melalui kepedulian, perhatian, serta dedikasi yang diberikan, Bunda Guru dapat menjadi inspirasi dalam membangun budaya pendidikan yang berlandaskan kasih sayang, keteladanan, dan semangat gotong royong," katanya.

Di sisi lain, Bunyamin menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Barito Timur untuk terus mendukung berbagai program dan inovasi pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Ia berharap kehadiran Bunda Guru dan kelengkapan organisasi PGRI dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang berpihak kepada kebutuhan peserta didik.

Menutup sambutannya, Bunyamin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

"Saya berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui PGRI dapat menjadi energi positif dalam mewujudkan pendidikan yang semakin maju dan berkualitas di Kabupaten Barito Timur," tandasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/J)