KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Penerbangan rute Kuala Pembuang–Banjarmasin pulang pergi masih menjadi pilihan utama masyarakat Kuala Pembuang dan sekitarnya.

Meski terjadi penyesuaian tarif akibat kenaikan harga minyak dunia, minat masyarakat menggunakan transportasi udara melalui Bandara Kuala Pembuang tetap tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Kuala Pembuang, Christianto Nugroho, mengatakan animo masyarakat terhadap layanan penerbangan perintis masih cukup baik, khususnya untuk rute Kuala Pembuang–Banjarmasin.

“Animo masyarakat menggunakan transportasi udara dari Bandara Kuala Pembuang masih cukup baik, terutama untuk rute Kuala Pembuang–Banjarmasin maupun sebaliknya,” ujarnya, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut Christianto, jumlah penumpang pada rute tersebut masih lebih tinggi dibandingkan rute Kuala Pembuang–Palangka Raya. Tingginya minat masyarakat dipengaruhi kebutuhan mobilitas untuk urusan pekerjaan, pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan usaha dan bisnis.

Saat ini, penerbangan di Bandara Kuala Pembuang dilayani oleh maskapai Susi Air melalui program subsidi angkutan udara perintis dari Kementerian Perhubungan.

 Untuk rute Kuala Pembuang–Banjarmasin, penerbangan tersedia dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Jumat.

Sementara itu, rute Palangka Raya–Kuala Pembuang hanya dilayani satu kali dalam seminggu, yaitu setiap Senin.

Christianto berharap masyarakat terus memanfaatkan layanan angkutan udara perintis yang tersedia sehingga keberlangsungan penerbangan di Bandara Kuala Pembuang dapat terus terjaga.

“Semoga angkutan udara perintis di Bandara Kuala Pembuang  dapat membantu kelancaran akses mobilitas masyarakat,” tandasnya. (FAHRUL/j)