NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pegawai Negeri Sipil atau PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamandau mendapat pesan penting agar mampu beradaptasi dengan perubahan pola kerja di era digital. ASN tidak hanya dituntut menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus bijak menggunakan teknologi dan menjaga perilaku di ruang publik.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengatakan, perkembangan teknologi membuat kerja birokrasi semakin terbuka dan dinamis. Karena itu, ASN harus mampu menyesuaikan diri, termasuk dalam menyikapi arus informasi yang bergerak cepat.

“ASN harus bijak dalam menggunakan teknologi dan menjaga sikap, karena itu mencerminkan institusi,” ujarnya.

Menurut Rizky, perilaku ASN di media sosial turut memengaruhi citra pemerintah daerah. Setiap unggahan, komentar, maupun sikap di ruang digital dapat dinilai sebagai bagian dari wajah institusi tempat ASN tersebut bekerja.

Karena itu, ia mengingatkan agar ASN lebih berhati-hati, bertanggung jawab, dan tetap menjunjung etika dalam menggunakan media sosial. Sikap profesional tidak hanya ditunjukkan di kantor, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari, termasuk di ruang digital.

“Kita harus menjaga marwah profesi, unit kerja, dan institusi melalui kinerja yang profesional,” tegasnya.

Rizky juga menekankan pentingnya penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas. Nilai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai, ASN perlu terus meningkatkan kemampuan dan berani berinovasi agar pelayanan publik semakin responsif. Dengan perubahan kebutuhan masyarakat yang semakin cepat, aparatur pemerintah dituntut bekerja lebih adaptif, terbuka, dan berorientasi pada hasil.

Pemkab Lamandau berharap PNS di lingkungan pemerintah daerah dapat menjadi aparatur yang profesional, berintegritas, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif untuk mendukung pelayanan publik.