PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya terus melakukan evaluasi terhadap sejumlah ruas jalan yang dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. 

Langkah tersebut, dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus merespons berbagai laporan yang disampaikan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar, mengatakan pihaknya saat ini kembali melakukan survei lapangan untuk memetakan titik-titik yang dianggap rawan kecelakaan. Proses identifikasi dilakukan berdasarkan laporan warga yang masuk melalui berbagai saluran komunikasi pemerintah.

“Kami mulai melakukan survei kembali terhadap titik-titik rawan kecelakaan berdasarkan laporan masyarakat, baik yang disampaikan melalui kanal resmi maupun media sosial,” ujar Fahrial.

Ia menjelaskan, hasil survei tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan infrastruktur jalan. Setiap lokasi akan dikaji berdasarkan tingkat urgensi, tingkat risiko, serta kemampuan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah.

Menurut Fahrial, tidak semua laporan dapat langsung ditangani dalam waktu bersamaan. Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan pemetaan kebutuhan agar penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Semua laporan yang masuk kami tampung dan kaji, apakah dapat ditangani secara darurat, melalui anggaran tahun berjalan, atau perlu diusulkan pada program pembangunan tahun berikutnya,” jelasnya.

Ia berharap, partisipasi masyarakat dalam menyampaikan laporan kondisi jalan terus meningkat sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalkan melalui penanganan yang lebih cepat dan terukur. (MARINI/H)