MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Seorang lansia bernama Ta’a (86), warga Desa Malawaken, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, akhirnya ditemukan selamat setelah dilaporkan hilang selama 10 hari.

Korban ditemukan pada Selasa, 16 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan tepi Sungai Lalemo, Desa Malawaken.

Kepala BPBD Kabupaten Barito Utara, HM Ikhsan melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Barito Utara, Rizali Hadi membenarkan penemuan tersebut.

“Alhamdulillah, setelah upaya pencarian yang dilakukan selama 10 hari oleh tim gabungan bersama masyarakat dan keluarga, Ibu Ta’a berhasil ditemukan dalam keadaan sadar pada Selasa sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan tepi Sungai Lalemo, Desa Malawaken,” ujar Rizali Hadi di Muara Teweh, Selasa, 16 Juni 2026.

Berdasarkan informasi yang diterima BPBD dari pihak keluarga, Ta’a pertama kali ditemukan oleh tiga warga yang sedang mencari burung di kawasan hutan Desa Malawaken. Saat itu, ketiganya melihat seorang perempuan lanjut usia duduk di tepi Sungai Lalemo.

“Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa perempuan tersebut adalah Ibu Ta’a yang selama ini menjadi objek pencarian tim gabungan. Ketiga warga tersebut kemudian memberikan pertolongan dan mengantar korban menuju Pelabuhan Feri Penyeberangan Malawaken untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Rizali mengatakan, setelah ditemukan, korban langsung mendapatkan pemeriksaan awal dari tenaga medis Pustu Malawaken. Dari pemeriksaan tersebut, korban dalam kondisi sadar, namun memerlukan penanganan dan observasi lanjutan karena mengalami cedera pada bagian kaki.

“Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan sadar. Selanjutnya korban langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisiknya setelah berada cukup lama di kawasan hutan,” katanya.

Rizali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian, baik BPBD, aparat desa, relawan, masyarakat, maupun keluarga korban.

Menurutnya, kerja sama semua unsur menjadi faktor penting hingga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah pencarian cukup panjang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pencarian. Kerja sama yang baik antara tim gabungan dan masyarakat menjadi faktor penting hingga korban akhirnya berhasil ditemukan dengan selamat,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan anggota keluarga yang sudah lanjut usia, terutama yang memiliki keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan tertentu.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memberikan perhatian lebih kepada anggota keluarga yang sudah lanjut usia. Pengawasan dan komunikasi yang baik sangat penting demi menjaga keselamatan mereka,” tambah Rizali.

Dengan ditemukannya Ta’a, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Seluruh personel yang terlibat telah kembali ke posko masing-masing.

Pihak keluarga turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada tim pencarian serta masyarakat yang membantu hingga korban ditemukan selamat. (RAMADHANI/j)