BORNEONEWS, Muara Teweh - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Lebaran Yatim, Penyandang Disabilitas, dan Bulan Wakaf Muharram 1448 Hijriah di halaman Kantor Kemenag setempat, Selasa, 16 Juni 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan setelah Pawai Ta’aruf Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H tersebut menjadi momentum berbagi kebahagiaan kepada anak yatim piatu, penyandang disabilitas, serta masyarakat kurang mampu.
Ketua Panitia Pelaksana, Hasan Fauzi mengatakan, kegiatan tersebut mengusung tema “Berbagi Cinta, Menumbuhkan Kepedulian, dan Menguatkan Kebersamaan”.
Menurutnya, tema itu menjadi ajakan untuk memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan, perhatian, dan kasih sayang yang tulus sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang membutuhkan bantuan,” ujar Hasan Fauzi.
Ia menjelaskan, panitia menyalurkan sebanyak 500 paket bantuan kepada para penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, 300 paket diberikan kepada anak yatim piatu, penyandang disabilitas, serta siswa-siswi madrasah di Barito Utara.
Sementara 200 paket lainnya disalurkan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Hasan menyebutkan, kegiatan tersebut didukung anggaran sebesar Rp35 juta yang bersumber dari sumbangan sukarela berbagai pihak, donatur, serta para muhsinin.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, kepala madrasah, jajaran Kementerian Agama, dan seluruh panitia yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga segala kebaikan yang diberikan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT,” katanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H Arbaja mengatakan, kegiatan berbagi kasih ini merupakan bentuk nyata kepedulian keluarga besar Kemenag kepada anak yatim piatu, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang membutuhkan perhatian.
“Setelah bersama-sama melaksanakan pawai dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, kini kita berkumpul kembali dalam kegiatan berbagi kasih kepada anak-anak yatim piatu dan saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus. Meskipun bantuan yang diberikan tidaklah seberapa, kami berharap dapat memberikan manfaat dan menjadi bukti bahwa kita hadir untuk saling peduli serta saling menguatkan,” ungkap Arbaja.
Ia menegaskan, program berbagi kasih tersebut telah menjadi agenda rutin Kemenag Barito Utara yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini didukung melalui infak, zakat, dan sedekah keluarga besar Kemenag, serta bantuan para donatur.
“Insya Allah pada hari ini disalurkan lebih dari 500 paket bantuan untuk anak yatim piatu, penyandang disabilitas, serta bantuan kepada panti asuhan yang ada di Kabupaten Barito Utara. Ini merupakan wujud semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang harus terus kita jaga,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Arbaja juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar terus semangat belajar dan berjuang meraih cita-cita.
“Teruslah belajar, berprestasi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang sukses, mandiri, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” pesannya.
Arbaja turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, para kepala madrasah, donatur, serta insan media yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, semangat hijrah dalam momentum Tahun Baru Islam harus diwujudkan melalui kepedulian sosial, penguatan persaudaraan, dan peningkatan amal kebaikan kepada sesama.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Para penerima bantuan tampak antusias saat menerima santunan yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kemenag Barito Utara bersama jajaran dan para kepala madrasah.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim, Penyandang Disabilitas, dan Bulan Wakaf Muharram 1448 Hijriah ini, Kemenag Barito Utara berharap semangat berbagi terus tumbuh dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat yang membutuhkan. (RAMADHANI/j)









