JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, menyebut perubahan posisi pemain menjadi salah satu kunci kemenangan timnya atas Senegal pada laga Grup I Piala Dunia 2026.

Prancis menang 3-1 atas Senegal dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Rabu dini hari WIB, 17 Juni 2026.

Deschamps mengatakan, perubahan posisi Ousmane Dembele dan Michael Olise memberikan dampak besar terhadap permainan Prancis, terutama setelah timnya sempat kesulitan membongkar pertahanan Senegal.

"Ini agak melegakan. Awalnya kami sedikit khawatir. Mengubah posisi Ousmane Dembele dan Michael Olise membuat perbedaan besar," kata Deschamps, dikutip dari laman resmi FIFA.

Dalam pertandingan tersebut, Dembele dan Olise bertukar posisi. Dembele bergeser ke sektor sayap, sedangkan Olise menempati posisi gelandang serang.

Perubahan taktik itu membuat serangan Prancis lebih hidup. Hasilnya, Kylian Mbappe mampu membuka keunggulan pada menit ke-66.

Setelah gol tersebut, Prancis semakin percaya diri. Bradley Barcola kemudian menggandakan keunggulan sebelum Senegal memperkecil kedudukan melalui Ibrahim Mbaye.

Namun, Prancis kembali menjauh setelah Mbappe mencetak gol keduanya dan memastikan kemenangan Les Bleus dengan skor 3-1.

Deschamps menilai kemenangan pada laga pertama sangat penting bagi Prancis. Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal berharga untuk menghadapi dua pertandingan berikutnya di Grup I.

"Selalu penting untuk memenangkan pertandingan pembuka. Itulah keajaiban sepak bola ketika Anda bisa berbagi emosi tersebut. Ini baru pertandingan pertama, tetapi kami akan menikmatinya," jelas Deschamps.

Kemenangan atas Senegal membuat Prancis sementara memimpin klasemen Grup I Piala Dunia 2026 dengan tiga poin dari satu pertandingan.

Setelah menghadapi Senegal, Prancis dijadwalkan melanjutkan perjuangan di Grup I dengan melawan Irak dan Norwegia.

Hasil positif pada laga pembuka ini membuat Prancis memiliki peluang lebih baik untuk menjaga langkah menuju fase gugur Piala Dunia 2026.

ANTARA