BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya membidik penghargaan Swasti Saba, sebuah apresiasi tertinggi bagi daerah yang sukses program Kota Sehat.
Optimisme ini mencuat seiring dengan disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Kota Sehat yang menjadi landasan hukum kuat bagi pembenahan lingkungan dan pelayanan publik di wilayah setempat.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyatakan bahwa lahirnya perda tersebut merupakan tonggak sejarah penting bagi komitmen daerah.
Menurutnya, regulasi ini bukan sekadar lembaran aturan di atas kertas, melainkan panduan taktis bagi seluruh instansi untuk bergerak selaras dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh warga.
"Keikutsertaan kita dalam penilaian Swasti Saba bukan semata-mata demi mengejar piala atau pengakuan seremonial. Lebih dari itu, ajang ini dijadikan indikator dan tolok ukur sejauh mana kita mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkecil angka kesakitan, serta menata infrastruktur yang ramah lingkungan," katanya, Rabu, 17 Juni 2026.
Guna memuluskan langkah tersebut, Pemko Palangka Raya kini tengah gencar melakukan konsolidasi internal serta berkoordinasi dengan Tim Pembina Kota Sehat di tingkat provinsi dan pusat.
"Sembilan tatanan kota sehat yang menjadi indikator penilaian mulai dari kawasan permukiman, rumah ibadah, hingga ketahanan pangan dan gizi kini mulai dipetakan untuk dilakukan intervensi secara bertahap," ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program Kota Sehat ini tidak bisa bertumpu pada kinerja birokrasi saja. Partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, forum kota sehat di tingkat kecamatan dan kelurahan, hingga sektor swasta sangat menentukan keberhasilan implementasi Perda baru ini di lapangan. (HENDRI/j)
Pemko Palangka Raya Bidik Penghargaan Swati Saba
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Komentar (0)
Memuat komentar…







