PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya berkomitmen dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya.

Sebagai langkah awal yang konkret, pemerintah daerah kini tengah bersiap memperketat pengawasan terhadap kebersihan lingkungan. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk implementasi nyata dari Peraturan Daerah (Perda) tentang Kota Sehat yang telah disahkan.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa ada tiga sektor utama yang akan menjadi fokus awal pergerakan pemerintah di lapangan.

"Ketiga sektor tersebut meliputi kebersihan pasar tradisional, optimalisasi fasilitas umum, serta pengelolaan limbah, baik yang bersumber dari aktivitas domestik rumah tangga maupun sektor industri skala kecil dan besar," katanya, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurutnya pasar tradisional kerap menjadi titik krusial yang memerlukan perhatian ekstra terkait masalah kebersihan dan sanitasinya.

"Oleh karena itu, pengawasan di area pasar akan ditingkatkan secara signifikan guna memastikan kenyamanan pedagang dan pembeli, sekaligus mencegah munculnya berbagai sumber penyakit yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat," jelasnya.

Selain area pasar, penataan dan pemeliharaan fasilitas umum juga tidak luput dari perhatian instansi terkait. Pemerintah berencana mengoptimalkan fungsi ruang publik agar tetap bersih dan ramah lingkungan.

"Fasilitas umum yang terawat dengan baik dinilai akan mencerminkan identitas Palangka Raya sebagai kota yang sehat dan tertata secara modern," ujarnya.

Di sisi lain, tantangan besar yang turut menjadi prioritas utama adalah penanganan limbah. Zaini memaparkan bahwa pengelolaan limbah domestik dan industri harus diawasi secara ketat agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Pihak industri pun diimbau untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam mengolah limbahnya sebelum dibuang ke saluran pembuangan akhir.

"Implementasi Perda Kota Sehat ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata demi masa depan Palangka Raya. Kami butuh sinergi dari seluruh lapisan masyarakat," tuturnya.

Melalui gerakan pengawasan yang terintegrasi ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap regulasi Kota Sehat dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Kesuksesan program ini nantinya tidak hanya bergantung pada ketegasan aparat pemerintah dalam mengawasi, tetapi juga pada kesadaran kolektif warga kota dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari. (HENDRI/j)