PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, mengusulkan agar Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mempertimbangkan penggabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai langkah meningkatkan efisiensi anggaran di tengah berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah.

Menurut Subandi, kondisi fiskal yang semakin menantang mengharuskan pemerintah daerah melakukan berbagai penyesuaian agar penggunaan anggaran tetap efektif dan tepat sasaran. 

Salah satu opsi yang dapat dikaji, adalah penyederhanaan struktur organisasi melalui penggabungan OPD yang memiliki fungsi dan tugas yang saling berkaitan.

“Dengan kondisi anggaran yang ada saat ini, pemerintah daerah perlu mencari berbagai solusi untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah penggabungan OPD yang memiliki fungsi sejenis,” ujarnya, Rabu 16 Juni 2026.

Ia menjelaskan, langkah tersebut bukan semata-mata untuk mengurangi belanja operasional, tetapi juga untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan responsif. Melalui struktur organisasi yang lebih ramping, koordinasi antarperangkat daerah diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Subandi menegaskan bahwa kajian terhadap kemungkinan penggabungan OPD harus dilakukan secara matang dengan mempertimbangkan regulasi yang berlaku, kebutuhan organisasi, serta dampaknya terhadap pelayanan publik. Menurutnya, efisiensi tidak boleh mengorbankan kualitas layanan yang diterima masyarakat.

“Kami berharap pemerintah kota dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap struktur organisasi yang ada. Jika memang memungkinkan dan sesuai ketentuan, penggabungan beberapa OPD bisa menjadi salah satu langkah untuk menjaga kesehatan keuangan daerah sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, upaya efisiensi anggaran menjadi penting agar pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk mendukung program-program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dan pembangunan Kota Palangka Raya. (MARINI/H)