BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, mendorong seluruh provider telekomunikasi untuk segera menyelesaikan pekerjaan penataan kabel yang masih semrawut di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya.
Menurut Khemal, penataan kabel telekomunikasi yang dilaksanakan oleh tim gabungan Pemerintah Kota Palangka Raya bersama sejumlah provider telah dimulai sejak 15 Juni 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juni 2026. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami berharap seluruh provider dapat mendukung dan menyelesaikan proses penataan kabel ini bersama tim gabungan dari Pemerintah Kota Palangka Raya sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.
Khemal menjelaskan, penataan tersebut merupakan langkah penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperbaiki estetika kota. Selama ini masih ditemukan banyak kabel yang menjuntai rendah dan terkesan semrawut sehingga mengurangi keindahan wajah Kota Palangka Raya.
Ia mengungkapkan, setelah tahapan penataan selesai, Pemerintah Kota Palangka Raya akan menyurati masing-masing provider agar berkoordinasi dengan kantor pusat mereka terkait penyediaan tiang telekomunikasi yang lebih tinggi dibandingkan yang digunakan saat ini.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi kabel yang masih menggantung rendah serta memastikan jaringan telekomunikasi dapat tertata lebih rapi dan aman ke depannya.
“Penyediaan tiang yang lebih tinggi menjadi salah satu solusi agar kabel tidak lagi menjuntai rendah dan menimbulkan kesan kumuh di sejumlah ruas jalan,” katanya.
Lebih lanjut, Khemal menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh provider telekomunikasi yang beroperasi di wilayah kota. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan penataan jaringan kabel berjalan sesuai ketentuan dan mendukung tata kelola perkotaan yang lebih baik.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak provider sangat diperlukan agar penataan infrastruktur telekomunikasi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Harapannya, melalui pengawasan yang berkelanjutan dan komitmen seluruh pihak, penataan kabel telekomunikasi di Kota Palangka Raya dapat terus ditingkatkan sehingga sejalan dengan semangat mewujudkan Kota Cantik yang tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. (MARINI/H)









