BORNEONEWS, Palangka Raya – Kabupaten Kapuas dan Kota Palangka Raya menjadi daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Kalimantan Tengah berdasarkan data yang disampaikan Badan Pusat Statistik Republik Indonesia pada Mei 2026.
Data tersebut disampaikan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Amalia menjelaskan inflasi tertinggi di Kalimantan Tengah pada tingkat kabupaten dan kota terjadi di Kabupaten Kapuas sebesar 5,15 persen dan Kota Palangka Raya sebesar 4,48 persen.
“Pengendalian inflasi memerlukan langkah yang konsisten dan terukur, terutama melalui penguatan koordinasi, kelancaran distribusi, serta pemantauan harga komoditas strategis di setiap daerah,” ujar Amalia seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 17 Juni 2026.
Menurut Amalia, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di daerah.
“Pengendalian inflasi memerlukan dukungan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), distribusi pangan yang lancar, pengawasan harga kebutuhan pokok, serta sinergi antardaerah dan lintas sektor guna menjaga pasokan dan stabilitas harga,” jelas Amalia. (HERMAWAN DP/R)
Kapuas dan Palangka Raya Catat Inflasi Tertinggi di Kalimantan Tengah
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Apresiasi Bantuan Pemprov Kalteng Perkuat Akses Jalan Sepaku-Perigi
Karhutla Kalteng 2026 Tembus 7.007 Kejadian dan 20.247,99 Hektare, Hotspot Oktober Sudah 142.697 Titik
Hotspot Kalteng Turun Hampir Separuh ke 8.048 Titik, Kejadian Karhutla Harian 55 Luas 139,81 Hektare
Agustiar Apresiasi Kolaborasi Berbagai Pihak dalam Penanganan Karhutla Kalteng
Edy Pratowo Ingatkan Warga Waspada Karhutla dan Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Wagub Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk 368 KPM di Sematu Jaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







