SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Perintah kabupaten Kotawaringin Timur bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang perhubungan.

"Sinergi ini bertujuan utama untuk mencetak SDM sektor perhubungan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi," kata Bupati Kotim Halikinnor, Rabu, 17 Juni 2026.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama antara Pemkab Kotim dan BPSDMP Kementerian Perhubungan yang dilaksanakan di Kampus Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) Bekasi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPSDMP Kementerian Perhubungan Suharto, Direktur PTDI-STTD Avi Mukti Amin, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kotim.

Menurut Halikinnor, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada keberadaan infrastruktur fisik, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Karena itu, investasi di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan daerah.

Melalui kerja sama tersebut, putra-putri daerah Kotim diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengakses pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi. 

Selain meningkatkan kualitas SDM, program tersebut juga diharapkan mampu mencetak tenaga profesional yang siap berkontribusi dalam pengembangan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Pemkab Kotim menilai keberadaan SDM unggul di sektor perhubungan akan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan mobilitas masyarakat yang terus berkembang seiring pertumbuhan daerah.

Halikinnor menyampaikan apresiasi kepada BPSDMP Kementerian Perhubungan yang telah membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah.

Ia berharap kesepakatan yang telah ditandatangani tidak hanya berhenti pada dokumen administratif, tetapi dapat segera diwujudkan dalam berbagai program konkret.

Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor transportasi modern.

"Dengan adanya sinergi ini, Pemkab Kotim optimistis kualitas SDM di bidang perhubungan akan semakin meningkat sehingga mampu mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan daya saing daerah masa mendatang," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)