SAMP –

BORNEONEWS, Sampit – Petani yang telah terdaftar dalam aplikasi X-Star di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur kini dapat memperoleh bahan bakar minyak (BBM) subsidi dengan lebih mudah secara terjadwal.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Pertamina dan SPBU Samuda yang telah membantu petani kita mendapatkan BBM subsidi untuk mendukung aktivitas sektor pertanian," kata Ketua Komisi II DPRD Kotim Akhyannor, Rabu, 17 Juni 2026..

Pengambilan BBM sesui jadwal khusus petani tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kotim bersama Pertamina, pengelola SPBU, kelompok tani, dan sejumlah instansi terkait.

Akhyannoor mengatakan, kesepakatan yang dihasilkan dalam RDP mulai direalisasikan. Petani yang telah terdata dalam sistem X-Star kini bisa melakukan pengambilan BBM subsidi di SPBU Samuda sesuai jadwal yang telah ditentukan, yakni setiap Selasa dan Kamis.

Hal tersebut diharapkan dapat menjamin ketersediaan bahan bakar bagi petani untuk menunjang berbagai aktivitas pertanian, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, hingga panen.

Ia menjelaskan, petani maupun kelompok tani yang ingin memperoleh BBM subsidi cukup menunjukkan bukti telah terdaftar dalam program X-Star. Data tersebut menjadi dasar penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran kepada penerima yang berhak.

Selain kemudahan jadwal pengambilan, DPRD Kotim juga mengapresiasi kebijakan SPBU Samuda yang mengizinkan petani membeli BBM subsidi menggunakan jeriken.

Langkah ini dinilai sangat membantu karena sebagian besar peralatan pertanian tidak memungkinkan dibawa langsung ke lokasi SPBU.

Akhyannoor menilai kebijakan tersebut merupakan solusi yang realistis bagi petani, sekaligus bentuk dukungan terhadap sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Ia menambahkan, sinergi antara Pertamina, pengelola SPBU, pemerintah daerah, dan DPRD menjadi langkah positif dalam memastikan kebutuhan energi bagi petani dapat terpenuhi tanpa mengabaikan aturan penyaluran BBM subsidi.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pertamina dan khususnya SPBU Samuda atas kerja sama yang telah membantu masyarakat mendapatkan haknya atas BBM subsidi," ujarnya.

Meski demikian, Akhyannoor berharap skema pelayanan serupa tidak hanya berlaku di wilayah selatan Kotim. Ia mendorong agar pola distribusi BBM subsidi bagi petani dapat diterapkan di kecamatan-kecamatan lain sehingga petani tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan bahan bakar.

Selain itu, DPRD juga meminta agar petani yang belum terdaftar dalam program X-Star segera dilakukan pendataan sehingga seluruh petani yang memenuhi syarat dapat memperoleh akses BBM subsidi secara merata.

"Mudah-mudahan petani yang belum tercakup dalam program X-Star bisa segera didaftarkan sehingga mereka juga dapat memperoleh haknya sebagai petani penerima BBM subsidi," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)