PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, secara umum terpantau stabil pada Kamis, 18 Juni 2026.

Berdasarkan laporan pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat terhadap harga yang dilakukan di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan pertokoan mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga dibandingkan dengan data pada 15 Juni 2026.

Komoditas yang terpantau stabil di antaranya beras, cabai, bawang, daging, telur, ikan, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Meski demikian, terdapat kenaikan harga pada barang pokok hasil industri, yakni tempe gembus. Harga tempe gembus naik dari Rp1.600 menjadi Rp2.000 per biji atau mengalami kenaikan sekitar 25 persen.

Kenaikan juga terjadi pada sejumlah bahan bangunan. Semen Gresik ukuran 50 kilogram naik dari Rp79.000 menjadi Rp81.000 per zak, sedangkan Semen Holcim ukuran 50 kilogram naik dari Rp70.000 menjadi Rp74.000 per zak.

Selain itu, harga besi 8 milimeter naik dari Rp56.000 menjadi Rp58.000 per batang. Besi 10 milimeter juga naik dari Rp82.000 menjadi Rp87.000 per batang.

Untuk baja ringan ukuran 0,65 milimeter, harga naik dari Rp98.000 menjadi Rp105.000 per batang. Sementara seng gelombang besar dan kecil masing-masing naik dari Rp46.000 menjadi Rp49.000 per lembar.

Secara keseluruhan, kondisi harga kebutuhan pokok di Kecamatan Arut Selatan masih relatif terkendali, meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas tertentu, terutama bahan bangunan.

Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar

Daftar harga komoditas di Kobar

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)