BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebuah spanduk yang bertuliskan ajakan menjauhi narkoba mungkin hanya terlihat sebagai selembar kain yang dipasang di pinggir jalan. Namun bagi Satresnarkoba Polres Kapuas, pesan di baliknya diharapkan menjadi pengingat bahwa melawan narkoba bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Pemikiran itu menjadi dasar kegiatan pengecekan Posko Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kamis, 18 Juni 2026 yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo. "Sejak sekitar pukul 09.30 WIB, personel Satresnarkoba turun ke lapangan untuk memastikan berbagai sarana pencegahan dan edukasi tetap berjalan sebagaimana mestinya," ucap Kasat.
Posko tersebut bukan sekadar bangunan atau titik kumpul. Di dalamnya terpasang struktur organisasi, peta kerawanan tindak pidana narkoba, hingga berbagai media sosialisasi yang ditujukan untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.
Petugas juga mengecek pemasangan stiker dan materi kampanye di sejumlah lokasi strategis, termasuk kawasan yang dianggap rawan serta pangkalan ojek. Harapannya, pesan antinarkoba dapat lebih mudah dilihat dan diingat oleh masyarakat yang beraktivitas setiap hari.
Isi pesannya sederhana, tetapi memiliki makna yang kuat: berani hidup bersih, hidup sehat, berprestasi, dan berani mengatakan tidak pada narkoba demi masa depan yang lebih baik.
Namun upaya itu tidak berhenti pada media visual. Personel Satresnarkoba juga melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui edukasi dan komunikasi secara humanis, mengajak warga memahami bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada penindakan setelah penyalahgunaan terjadi.
"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program P4GN atau Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika. Program ini dirancang untuk memperkuat perlindungan terhadap generasi muda sekaligus membangun lingkungan yang lebih tangguh menghadapi ancaman peredaran narkoba," tutur Kasat.
Selain menjadi sarana sosialisasi, pengecekan posko juga bertujuan mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Keterlibatan warga dinilai menjadi salah satu kunci agar upaya menciptakan Kampung Bebas dari Narkoba tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar terwujud dalam kehidupan sehari-hari. (SABRIANOOR/j)









