KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Suasana haru menyelimuti Musholla Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas saat kegiatan Sosialisasi Sahabat Palestina Memanggil (SPM) digelar pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber asal Gaza, Palestina, yang berbagi cerita langsung mengenai kehidupan masyarakat di tengah konflik yang masih berlangsung.

Narasumber tersebut adalah Syaikh Muhammad bin Wa’il Al Zadd (24), pemuda kelahiran Gaza sekaligus alumni Universiti Utara Malaysia. Di hadapan peserta didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan, ia menceritakan pengalaman hidup masyarakat Palestina serta berbagai tantangan kemanusiaan yang dihadapi warga Gaza.

Dalam penyampaiannya, Syaikh Muhammad mengajak generasi muda untuk menjaga persaudaraan sesama muslim dan tidak melupakan kondisi rakyat Palestina. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat yang diterimanya dari keluarga besar MAN Kapuas selama berada di madrasah tersebut.

Kepala MAN Kapuas, Ahmad Mulyadi, mengatakan kegiatan itu menjadi sarana pembelajaran yang memberikan perspektif langsung kepada peserta didik mengenai nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap persoalan global.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian peserta didik terhadap sesama, sekaligus memperkuat semangat ukhuwah Islamiyah. Mendengar langsung kisah dari saudara kita asal Gaza tentu menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan bermakna,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Setelah pemaparan materi, para peserta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk berdialog langsung dengan narasumber dan menggali lebih jauh tentang kehidupan masyarakat Palestina serta pentingnya kepedulian lintas batas negara.

Sebagai penutup, peserta didik MAN Kapuas turut menggalang dan menyerahkan donasi kemanusiaan bagi rakyat Palestina sebagai wujud solidaritas. Pihak madrasah berharap kegiatan serupa dapat terus menanamkan nilai kepedulian sosial, semangat berbagi, dan persaudaraan di kalangan peserta didik. (SABRIANOOR/y)