BORNEONEWS, Jakarta – Banyak pemilik mobil masih mengabaikan perawatan komponen slow moving atau komponen dengan masa pakai panjang.
Padahal, komponen tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan, kenyamanan, dan performa kendaraan selama digunakan.
Meski tidak perlu diganti dalam waktu dekat, komponen slow moving tetap membutuhkan pemeriksaan berkala. Hal itu penting untuk memastikan kondisinya tetap layak dan tidak menimbulkan gangguan saat berkendara.
Melalui laman resminya, Jumat, 19 Juni 2026, Mitsubishi Motors Indonesia membagikan sejumlah tips merawat dan mengecek komponen slow moving pada kendaraan.
Salah satu komponen yang paling mudah diperiksa adalah ban. Komponen ini umumnya memiliki usia pakai cukup panjang dan dapat bertahan hingga dua tahun atau lebih, tergantung pola penggunaan kendaraan.
Ban berfungsi sebagai penopang kendaraan dan penumpang. Selain itu, ban juga membantu pengendalian arah kendaraan serta mendukung kinerja sistem pengereman.
Karena itu, pemilik kendaraan perlu memeriksa kondisi ban secara rutin, terutama saat servis berkala. Ban yang sudah aus, retak, atau mengalami kerusakan sebaiknya segera diganti untuk menjaga keamanan berkendara.
“Pada komponen slow moving, perawatan dapat dilakukan melalui pengecekan visual. Pada ban, misalnya, pemilik bisa melihat kondisi tapak dan dinding ban untuk memastikan masih layak digunakan,” tulis Mitsubishi.
Selain ban, komponen kaki-kaki juga perlu mendapat perhatian. Bagian ini berperan menjaga kenyamanan, kestabilan, dan pengendalian kendaraan saat melaju di berbagai kondisi jalan.
Pemeriksaan kaki-kaki dapat dilakukan dengan melihat kondisi karet bushing, termasuk memastikan tidak ada robekan atau kerusakan.
Pemilik kendaraan juga perlu mewaspadai gejala tidak normal saat berkendara. Misalnya, muncul guncangan berlebih, bunyi asing, atau kendaraan terasa kurang stabil. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan pada sistem suspensi.
Mitsubishi menyarankan pemilik kendaraan melakukan perawatan berkala di bengkel resmi sesuai jadwal yang tercantum dalam buku manual kendaraan.
Pada setiap servis berkala, teknisi akan memeriksa kondisi berbagai komponen dan melakukan penggantian apabila ditemukan kerusakan atau penurunan fungsi.
Umumnya, komponen kaki-kaki diperiksa setiap 20.000 kilometer. Namun, jika muncul bunyi atau keluhan tertentu, pemeriksaan dan penggantian bisa dilakukan lebih cepat.
Komponen lain yang termasuk slow moving adalah kopling. Komponen ini memiliki masa pakai cukup panjang, tetapi tetap perlu diperiksa karena berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke roda.
Kerusakan pada kopling dapat membuat kendaraan sulit digunakan. Salah satu tanda awal gangguan kopling adalah sulit memindahkan gigi pada mobil bertransmisi manual.
Selain itu, lampu kendaraan juga tidak boleh diabaikan. Lampu memiliki peran penting dalam membantu visibilitas saat berkendara, terutama pada malam hari atau kondisi minim pencahayaan.
Lampu yang redup atau tidak berfungsi perlu segera diganti agar tidak mengganggu keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lain.
Dengan pemeriksaan rutin, pemilik kendaraan dapat mengetahui kondisi komponen slow moving lebih awal. Perawatan yang tepat juga dapat mencegah kerusakan lebih besar dan menjaga kendaraan tetap aman digunakan.
ANTARA









