BORNEONEWS, Palangka Raya - Program vaksinasi rabies gratis yang digelar di Paroki Yesus Gembala Baik atau YGB Palangka Raya mendapat sambutan antusias dari umat dan masyarakat sekitar. Sejak pagi pada Sabtu, 20 Juni 2026, warga dari kawasan Kilometer 8 hingga Kilometer 10 Palangka Raya berdatangan membawa anjing maupun kucing peliharaan mereka untuk mendapatkan layanan vaksinasi.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara vaksinator rabies Kota Palangka Raya, Agung Priantoko, dengan pihak Paroki YGB Palangka Raya. Pelaksanaan vaksinasi dipusatkan di lingkungan gereja guna memudahkan masyarakat mengakses layanan vaksinasi hewan secara gratis.
Pastor Paroki YGB, R.P. Cornelius Fallo, S.V.D., menjelaskan gagasan kegiatan tersebut berawal dari kunjungan vaksinator yang sebelumnya memberikan vaksin rabies kepada anjing-anjing yang dipelihara di area gereja.
“Awalnya Pak Agung datang untuk memberikan vaksin pada anjing-anjing yang ada di lingkungan gereja. Dari situ muncul ide bagaimana kalau layanan ini juga bisa dirasakan umat dan masyarakat sekitar dengan menghadirkan vaksinator langsung ke gereja,” ujarnya.
Menurut Pastor Cornel, kehadiran layanan vaksinasi di lingkungan gereja memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah pinggiran kota. Dengan lokasi yang lebih dekat, pemilik hewan tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang berada di pusat Kota Palangka Raya.
Sementara itu, Ketua Harian Dewan Paroki untuk Paroki Yesus Gembala Baik, Dwi Parma berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan hewan sekaligus upaya pencegahan penyebaran rabies di masyarakat.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya jumlah hewan yang dibawa untuk divaksin. Hingga tengah hari, tercatat sebanyak 44 ekor hewan peliharaan, terdiri dari anjing dan kucing, telah menerima vaksin rabies secara cuma-cuma.
Vaksinator rabies Palangka Raya, Agung Priantoko, mengapresiasi dukungan pihak Paroki YGB yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan cakupan vaksinasi rabies.
Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh layanan vaksinasi gratis, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya vaksin rabies bagi hewan peliharaan. Vaksinasi secara rutin dinilai menjadi langkah penting untuk melindungi hewan sekaligus mencegah penularan rabies kepada manusia.
Dengan tingginya partisipasi warga, kegiatan vaksinasi rabies gratis di Paroki YGB Palangka Raya diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara komunitas, rumah ibadah, dan tenaga kesehatan hewan dalam mendukung kesehatan masyarakat dan hewan peliharaan di Kota Cantik. (TESTI PRISCILLA/j)









