BORNEONEWS, Moskow – Kementerian Luar Negeri Italia mengumumkan pembatalan forum bisnis Italia-Amerika Serikat di Miami setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan komentar terkait Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni.
Forum bisnis dan ilmiah tersebut semula dijadwalkan berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026, sebagai bagian dari agenda kunjungan Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, ke Amerika Serikat.
Sebelumnya, Meloni menepis klaim Trump yang menyebut dirinya telah “memohon” untuk berfoto bersama Trump dalam pertemuan G7. Meloni menyatakan klaim itu tidak benar dan sepenuhnya dibuat-buat.
Meloni juga disebut heran atas komentar tersebut dan menegur Trump karena dinilai tidak semestinya bersikap demikian terhadap sekutu.
Setelah pernyataan Trump itu, Menlu Italia Antonio Tajani membatalkan rencana kunjungannya ke Amerika Serikat yang dijadwalkan pada 21-22 Juni 2026.
Tajani menilai pernyataan Trump tidak hanya menyinggung Meloni, tetapi juga seluruh Italia.
“Menyusul pembatalan kunjungan Menteri Tajani ke AS, kami mengumumkan bahwa forum bisnis dan ilmiah yang dijadwalkan pada Senin di Miami tidak akan dilaksanakan. Forum tersebut direncanakan sebagai bagian dari program politik kunjungan menteri,” kata Kemlu Italia dalam pernyataannya.
Media Italia sebelumnya melaporkan Trump dan Meloni sempat bertemu di Evian untuk meredakan ketegangan yang muncul dalam beberapa bulan terakhir.
Ketegangan tersebut disebut berkaitan dengan perbedaan pandangan mengenai Iran.
Sejumlah pengamat mencatat interaksi antara kedua pemimpin sempat terlihat baik. Dalam pertemuan itu, Meloni disebut menyampaikan kepada Trump bahwa mereka “selalu berteman”.
Namun, komentar Trump terkait Meloni kemudian memicu reaksi dari pemerintah Italia hingga berujung pada pembatalan agenda forum bisnis di Miami.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti/ANTARA









