SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Camat Mentaya Hulu Edison membentuk Asosiasi Masyarakat Pengguna Peduli Jalan Raya (AMP2-JR) sebagai langkah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayahnya.

Asosiasi tersebut dibentuk dalam rapat koordinasi bersama para sopir angkutan tandan buah segar (TBS) dan pengguna jalan di Kecamatan Mentaya Hulu pada 13 Juni 2026. Organisasi ini diharapkan menjadi mitra pemerintah kecamatan dalam memantau sekaligus menjaga jalan agar tetap layak digunakan.

"Melalui asosiasi ini kita ingin bersama-sama menjaga jalan yang sudah bagus agar tidak cepat rusak. Mereka nantinya ikut memantau dan memberikan informasi jika ada aktivitas yang berpotensi merusak jalan," kata Edison, Sabtu, 20 Juni 2026.

Keberadaan AMP2-JR menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan yang telah dilakukan pemerintah. Anggotanya berasal dari para sopir, pemilik kendaraan angkutan, dan masyarakat pengguna jalan yang setiap hari memanfaatkan akses transportasi di wilayah tersebut.

Dalam kesepakatan awal, asosiasi diberikan hak dan kewajiban untuk ikut memelihara ruas jalan strategis dari Kuala Kuayan menuju Desa Tanjung Jariangau. Jalan tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi hasil perkebunan.

Edison menjelaskan, dirinya bersama Kapolsek Mentaya Hulu bertindak sebagai pelindung dan penasihat organisasi tersebut. Meski saat ini masih bersifat lokal, tidak menutup kemungkinan AMP2-JR berkembang menjadi organisasi yang lebih besar di masa mendatang.

Edison mengungkapkan, sejak asosiasi mulai bergerak, para anggota telah melakukan perbaikan sederhana dengan menimbun sejumlah titik jalan yang rusak agar kendaraan tetap bisa melintas.

Langkah itu dinilai membantu pemerintah kecamatan dalam menjaga akses transportasi masyarakat sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari instansi terkait.

"Begitu ada kerusakan, mereka langsung bergerak menimbun bagian yang rusak. Jadi tidak semuanya harus menunggu pemerintah. Ini sangat membantu dan mengurangi beban kami," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah kecamatan tetap akan berperan dalam menjembatani komunikasi dengan dinas terkait maupun perusahaan yang beroperasi di wilayah Mentaya Hulu apabila diperlukan dukungan alat berat atau bantuan lainnya. (DEWI PATMALASARI/y)