BORNEONEWS, Sampit - Warga Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur kembali harus disulitkan dengan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dalam beberapa hari aliran air tidak lancar ke beberapa pelanggan.
“Setelah kerusakan kemarin, sehari saja air mengalir, sekarang macet lagi terutama di komplek tempat tinggal kami di Perumahan Bukit Permai,” kata Mukhtaruddin, seorang pelanggan PDAM di Kelurahan Baamang Hulu Kecamatan Baamang Sampit, Jumat (6/1/2017).
Dari keterangan beberapa warga, pascakerusakan dua hari lalu, air ke sejumlah pelanggan wilayah Kecamatan Baamang dan sebagian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang tidak mengalir. Suplai air dari PDAM Sampit kualitasnya sangat tidak layak. Warna air kuning karena bercampur lumpur. Untuk memenuhi akan kebutuhan air terpaksa mereka membeli kepada para penjual air isi ulang.
PDAM merupakan intansi pelayanan publk yang memiliki posisi strategis dan penting dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat, mulai dari individu sampai ke usaha dan kegiatan ibadah.
Masyarakat kecewa dengan pelayanan PDAM Sampit yang tidak bisa memberikan pelayanan secara maksimal kepada pelanggan. (RAFIUDDIN/B-11)








