BORNEONEWS, Kuala Kurun – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gunung Mas memberikan penghargaan kepada Borneonews.co.id bersama sembilan mitra strategis lainnya dalam Malam Penganugerahan Mitra TP-PKK Kabupaten Gunung Mas tahun 2026 yang digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026.
"Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, kontribusi, serta sinergi para mitra dalam mendukung pelaksanaan 10 program pokok PKK di Kabupaten Gunung Mas," kata Ketua TP PKK Kabupaten Gunung Mas Mimie Mariatie, Minggu, 21 Juni 2026.
Dia mengatakan bahwa TP PKK berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan daerah melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program yang dijalankan selama ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang terus berkolaborasi bersama TP PKK.
Mimie berharap, sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik dapat terus berlanjut demi mewujudkan Gunung Mas yang damai, sejahtera, dan tenteram.
Selain Borneonews.co.id, penghargaan juga diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Mas, Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Gunung Mas,.
Lalu Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunung Mas, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Gunung Mas, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Gunung Mas, Puskesmas Tampang Tumbang Anjir, DPC IPeKB Kabupaten Gunung Mas, serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) DPC Kabupaten Gunung Mas.
Khusus bagi Borneonews.co.id, penghargaan diberikan atas peran aktif media dalam menyebarluaskan informasi dan publikasi berbagai kegiatan 10 program pokok TP PKK Kabupaten Gunung Mas kepada masyarakat.
"Peran media dinilai sangat penting dalam mendukung edukasi publik sekaligus memperkenalkan program pemberdayaan keluarga yang dilaksanakan oleh TP PKK," ucapnya.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Gunung Mas berharap hubungan kemitraan yang telah terjalin dapat semakin kuat, sehingga berbagai program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan keluarga dapat terus berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (RISKA YULYANA)









