PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Katingan – DPRD Kota Palangka Raya menyatakan komitmennya untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa yang ingin berdialog, menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran terkait pembangunan daerah.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi mengatakan, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu memberikan masukan konstruktif bagi pemerintah maupun lembaga legislatif. 

"Karena itu, DPRD siap menerima berbagai bentuk kegiatan akademik seperti dialog publik, diskusi, hingga kuliah umum," kata Subandi, saat dikonfirmasii Minggu 21 Juni 2026.

Menurut Subandi, keterlibatan mahasiswa dalam menyampaikan pandangan kritis sangat diperlukan untuk memperkaya perspektif dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah.

Ia menilai ide yang lahir dari kalangan akademisi dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah pembangunan kota ke depan.

“Kami di DPRD Kota Palangka Raya sangat terbuka terhadap mahasiswa yang ingin melaksanakan dialog, kuliah umum, maupun menyampaikan kritik dan saran. Semua masukan yang bersifat membangun tentu akan kami terima dengan baik demi kemajuan Kota Palangka Raya,” ujar Subandi.

Dia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan secara objektif dan berdasarkan data akan menjadi energi positif dalam proses pengawasan serta penyusunan kebijakan publik. 

DPRD tidak anti kritik dan justru membutuhkan masukan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.

Subandi berharap sinergi antara DPRD dan kalangan mahasiswa dapat terus terjalin dengan baik. Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, diharapkan berbagai gagasan inovatif dapat lahir untuk mendukung pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Palangka Raya. (MARINI)