BORNEONEWS, Palangka Raya - Industri kelapa sawit terus didorong untuk bergerak menuju sektor hilir yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi. Hal tersebut terlihat dari partisipasi Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP dalam Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara 2026 di Parapat, Kabupaten Simalungun.
Dalam kegiatan ini BPDP menampilkan berbagai produk hasil inovasi UMKM berbasis sawit yang menunjukkan luasnya potensi pemanfaatan komoditas strategis nasional tersebut.
Beragam produk yang dipamerkan tidak hanya terbatas pada sektor pangan, tetapi juga mencakup kosmetik, kerajinan, hingga produk-produk kreatif lainnya yang dikembangkan dari turunan kelapa sawit.
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah mengatakan pameran tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kebaikan sawit sekaligus membangun semangat kewirausahaan berbasis perkebunan.
“Partisipasi BPDP dalam ajang ini juga menjadi sarana promosi bagi UMKM binaan untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk, serta memperkenalkan inovasi yang telah dikembangkan kepada masyarakat,” katanya dalam rilis pada Minggu, 21 Juni lalu 2026.
Menurutnya, pengembangan UMKM berbasis sawit menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan nilai tambah ekonomi dari sektor perkebunan yang selama ini dikenal sebagai penghasil bahan baku.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menilai Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kegiatan Pekan Inovasi dan Investasi ini berbarengan dengan pencanangan Sensus Ekonomi 2026. Hasil sensus akan memberikan data yang mutakhir dan terupdate, yang nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat," ujarnya.
BPDP menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan strategis untuk mempertemukan inovasi, investasi, dan pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal.
Melalui promosi produk hilir sawit, BPDP berharap semakin banyak masyarakat melihat bahwa industri kelapa sawit memiliki peran lebih luas daripada sekadar menghasilkan minyak sawit mentah.
Sawit juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk bernilai tinggi yang mampu menciptakan lapangan usaha dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM.(TESTI PRISCILLA)









