BORNEONEWS, Katingan – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery meminta Pemko segera mengambil langkah konkret dan melibatkan lintas sektor untuk mengendalikan dampak kenaikan harga minyak goreng dan sejumlah bahan pokok yang terus merangkak naik.
Menurut Khemal, kenaikan harga kebutuhan pokok tidak hanya membebani masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga berpotensi menekan pelaku UMKM yang sangat bergantung pada stabilitas harga bahan baku dalam menjalankan usahanya.
Ia menilai pemerintah perlu memperkuat pengawasan distribusi, memastikan ketersediaan pasokan, serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar gejolak harga tidak semakin membebani pelaku usaha kecil.
"Jangan sampai pelaku UMKM menjadi pihak yang paling terpukul akibat kenaikan harga minyak goreng dan bahan pokok. Pemko perlu segera bertindak melalui koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan tetap tersedia sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus berjalan," ujar Khemal saat dikonfirmasi, Minggu 21 Juni 2026.
Khemal berharap langkah cepat pemerintah dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku UMKM agar tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah tekanan kenaikan harga kebutuhan pokok.
"Kenaikan harga ini kan tidak hanya pelaku UMKM kita semua merasakannya, yah kalau bisa kita minta Pemko dan lintas sektor bergerak cepat lakukan penanganan," pungkasnya. (MARINI/R)









