JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, kembali menunjukkan daya saing di level dunia.

Putra finis di peringkat keempat nomor lead pada World Climbing seri Innsbruck 2026 yang berlangsung di Austria, Senin dini hari WIB.

Dalam babak final, Putra tampil impresif dengan mencatatkan poin 40+. Hasil tersebut menempatkannya hanya satu tingkat di bawah zona podium.

Catatan Putra bahkan menyamai perolehan poin legenda panjat tebing asal Republik Ceko, Adam Ondra. Namun, Adam harus puas finis di posisi kelima karena kalah dalam perhitungan hasil babak sebelumnya.

Persaingan di papan atas berlangsung ketat. Atlet Jepang, Neo Suzuki, keluar sebagai juara setelah membukukan poin 42+.

Posisi kedua ditempati wakil Spanyol, Alberto Gines Lopez, yang juga mengumpulkan poin 42+. Sementara itu, pemanjat tuan rumah Austria, Jakob Schubert, meraih peringkat ketiga dengan poin 42.

Meski belum berhasil naik podium, pencapaian Putra menjadi bukti konsistensinya di nomor lead yang selama ini didominasi para atlet elite dunia.

Hasil di Innsbruck juga melanjutkan tren positif Putra setelah sebelumnya mencatat sejarah dengan meraih medali emas pada World Climbing Series Praha 2026 di Republik Ceko pada awal Juni.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi panjat tebing Indonesia dalam menghadapi berbagai agenda internasional berikutnya.

Berikut hasil Men's Lead Final World Climbing Series Innsbruck 2026:
1. Neo Suzuki (Jepang) – 42+
2. Alberto Gines Lopez (Spanyol) – 42+
3. Jakob Schubert (Austria) – 42
4. Putra Tri Ramadani (Indonesia) – 40+
5. Adam Ondra (Republik Ceko) – 40+
6. Luka Potocar (Slovenia) – 38+
7. Sorato Anraku (Jepang) – 37+
8. Giovanni Placci (Italia) – 32+

ANTARA