BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Murung Raya.
"MTQ Korpri merupakan ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur'an, tetapi lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana pembinaan mental spiritual aparatur sipil negara agar senantiasa menjunjung tinggi nilai religius, integritas, profesionalisme, dan akhlak mulia dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," kata Halikinnor, Senin, 22 Juni 2026.
Sebanyak 23 peserta dari Kotim akan berlaga pada sembilan cabang perlombaan dalam ajang yang mempertemukan aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah tersebut.
Lanjut Halikinnor, Pemerintah Kabupaten Kotim terus berupaya membangun ASN yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
"Kita ingin membangun ASN yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual. ASN yang mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat serta menghadirkan pelayanan publik yang berlandaskan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kemaslahatan," ujarnya.
Halikinnor memberikan motivasi kepada seluruh anggota kafilah yang akan membawa nama Kotim di tingkat provinsi. Ia mengapresiasi semangat dan kesungguhan para peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi perlombaan.
"Kepada seluruh anggota kafilah yang akan mewakili Kotim pada MTQ VIII Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Murung Raya, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas semangat, dedikasi, dan kesungguhan Saudara sekalian dalam mempersiapkan diri mengikuti ajang ini," katanya.
Ia berharap para peserta dapat tampil percaya diri, menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, dan menunjukkan kemampuan terbaik selama perlombaan berlangsung.
Ia menekankan, prestasi memang menjadi target yang ingin dicapai, namun yang tidak kalah penting adalah menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK.
"Prestasi tentu menjadi harapan kita bersama, namun yang lebih penting adalah menampilkan sikap yang mencerminkan karakter ASN BerAKHLAK, menjaga etika, disiplin, serta menjadi duta daerah yang mampu memberikan kesan positif selama mengikuti kegiatan ini," imbuhnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan menuju Murung Raya yang cukup jauh dan memiliki medan jalan yang menantang.
"Perjalanan ke Murung Raya itu cukup jauh. Tolong diperhatikan betul di jalanan karena ke Muara Teweh terus ke Murung Raya itu juga jalannya berbukit-bukit. Jaga kondisi agar bisa tampil maksimal," katanya.
Ia berharap kontingen Kotim mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang pernah diraih pada MTQ Korpri sebelumnya. Pada tahun 2023, kafilah Kotim berhasil membawa pulang lima medali dari ajang yang sama. (DEWI PATMALASARI/j)









