BORNEONEWS, Kasongan – Mayoritas pengurus cabang olahraga (cabor) sepakat memberikan amanah kepada Bayu Ismaya untuk memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Katingan periode 2026-2030.
Bayu resmi terpilih dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) V KONI Katingan yang digelar di Aula Bappelitbang Kabupaten Katingan beberapa hari lalu.
Dalam proses pemungutan suara yang berlangsung cukup ketat, Bayu Ismaya berhasil mengantongi 19 suara sah dari total 33 suara yang menggunakan hak pilihnya. Sementara itu, rivalnya, Budiman L. Gaol, harus puas dengan perolehan 14 suara sah.
Dengan hasil tersebut, Bayu Ismaya yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Katingan, resmi menakhodai organisasi olahraga tertinggi di Bumi Katingan tersebut untuk empat tahun ke depan.
Kepada media ini, Senin, 22 Juni 2026, Bayu Ismaya menegaskan bahwa kepengurusannya akan mengedepankan semangat kebersamaan dan keterbukaan demi memajukan dunia olahraga di Kabupaten Katingan.
"Ini bukan kemenangan satu orang, tetapi kemenangan seluruh insan olahraga Kabupaten Katingan. Karena itu, saya mengajak seluruh cabang olahraga untuk bersatu dan bersama-sama membangun prestasi yang lebih baik ke depan," ujar Bayu Ismaya.
Menatap program kerja ke depan, langkah awal yang akan diambilnya adalah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap seluruh cabor yang berpotensi meraih prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah mendatang. Cabor yang selama ini menjadi lumbung medali dipastikan akan mendapat perhatian khusus agar mampu mempertahankan sekaligus mendongkrak prestasinya.
"Kita akan fokus pada cabor-cabor yang memang terbukti mampu menghasilkan medali. Tetapi bukan berarti cabor lainnya ditinggalkan. Semua akan tetap menjadi bagian dari program pembinaan KONI,” katanya.
Bayu menyadari bahwa tantangan besar sudah menanti di depan mata, mulai dari pembinaan atlet usia dini hingga persiapan matang menghadapi Porprov.
Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak hanya bertumpu pada kemampuan atlet, melainkan juga dukungan penuh dari berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah.
"Kami berharap adanya sinergi yang kuat antara KONI dan Pemerintah Kabupaten Katingan, terutama dalam hal dukungan kebijakan dan anggaran yang memadai. Karena untuk menciptakan prestasi yang gemilang, tentu diperlukan pembinaan yang berkelanjutan dan persiapan yang matang," jelasnya.
Selain itu, Bayu menilai bahwa memperbanyak kompetisi lokal dan kejuaraan daerah adalah kunci penting. Melalui jam terbang di berbagai event, para atlet dapat mengukur kemampuan sekaligus mengasah mental bertanding mereka. Ia juga mengetuk hati para pengurus cabor dan pelatih untuk terus membakar motivasi para atlet.
"Saya ingin atlet-atlet kita memiliki rasa bangga saat mengenakan atribut Kabupaten Katingan. Mereka harus memahami bahwa setiap perjuangan di arena pertandingan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kehormatan daerah yang mereka wakili," tegas Bayu dengan penuh semangat.
Sebagai modal awal, Kabupaten Katingan memiliki rekam jejak yang cukup impresif pada Porprov sebelumnya dengan berhasil menempati peringkat keempat dan membawa pulang 32 medali. Bayu optimistis, capaian tersebut tidak hanya bisa dipertahankan, tetapi sangat mungkin untuk ditingkatkan.
"Kita punya potensi yang besar. Jika seluruh pengurus cabor, pelatih, atlet, dan elemen olahraga lainnya bergerak bersama secara kompak, saya yakin prestasi olahraga Katingan akan jauh lebih hebat," pungkasnya optimis.(ABDUL GOFUR/j)









