PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terpantau relatif stabil berdasarkan laporan perkembangan harga per Senin, 22 Juni 2026.

Pemantauan dilakukan di wilayah Kecamatan Arut Selatan, meliputi Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan pertokoan.

Secara umum, mayoritas komoditas tidak mengalami perubahan harga dibandingkan pemantauan sebelumnya pada 18 Juni 2026.

Perubahan harga hanya tercatat pada komoditas tepung terigu Lencana Merah. Harga tepung tersebut naik Rp300 atau sekitar 2,83 persen, dari sebelumnya Rp10.600 menjadi Rp10.900 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah komoditas lain masih terpantau stabil dengan perubahan harga 0 persen.

Komoditas yang dipantau dalam laporan tersebut mencakup barang pokok hasil pertanian, barang pokok hasil industri, hasil peternakan dan perikanan, serta barang penting lainnya.

Untuk barang pokok hasil pertanian, komoditas yang masuk pemantauan antara lain beras berbagai jenis, cabai, bawang, kacang-kacangan, tomat, kentang, kol, wortel, ketela, lada, kopi, kelapa, dan buah-buahan.

Pada kelompok barang pokok hasil industri, pemantauan meliputi gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, garam beryodium, susu, dan tempe.

Sementara itu, kelompok hasil peternakan dan perikanan mencakup daging sapi, daging ayam, telur, ikan segar, ikan kering, dan udang.

Laporan juga mencatat pemantauan terhadap barang penting seperti pupuk, gas elpiji, bahan bangunan, dan emas.

Bahan bangunan yang dipantau antara lain triplek, semen, besi, baja ringan, multiroof, seng, kayu, dan batu bata.

Stabilnya harga mayoritas komoditas menunjukkan kondisi pasokan kebutuhan pokok di Kotawaringin Barat masih relatif terkendali.

Masyarakat diimbau tetap mengikuti informasi resmi perkembangan harga agar dapat menyesuaikan kebutuhan belanja secara bijak.

Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar

Daftar harga komoditas di Kobar

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)