PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berkomitmen meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan demi mewujudkan visi sebagai kota sehat.

Langkah ini diimplementasikan secara masif melalui fokus pembenahan pada sektor permukiman dan pemenuhan fasilitas domestik bagi masyarakat di seluruh wilayah setempat.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan, menciptakan lingkungan perkotaan yang sehat bukan lagi sekadar program kerja, melainkan sebuah kebutuhan dasar yang mendesak.

Menurutnya, kualitas hidup masyarakat sangat ditentukan oleh sejauh mana lingkungan tempat tinggal mereka mampu mendukung pola hidup yang bersih dan higienis.

"Kami di jajaran Pemko Palangka Raya menaruh perhatian besar pada sektor permukiman. Salah satu pilar utamanya adalah memastikan penyediaan air minum yang aman dan layak konsumsi bagi seluruh warga, tanpa terkecuali," katanya, Senin, 22 Juni 2026.

Zaini menjelaskan bahwa fokus pembenahan tidak hanya berhenti pada ketersediaan air bersih, tetapi juga menyasar pada perbaikan akses sanitasi.

Pemko juga menggenjot program pengadaan jamban sehat untuk meminimalisasi pencemaran lingkungan akibat sanitasi yang buruk, sekaligus mengedukasi warga agar meninggalkan kebiasaan lama yang tidak higienis.

Tantangan perkotaan lain yang turut menjadi prioritas dalam program kota sehat ini adalah pengelolaan sampah domestik.

Zaini menekankan pentingnya sistem manajemen sampah yang terintegrasi mulai dari hulu di tingkat rumah tangga, hingga ke hilir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), guna mencegah penumpukan limbah yang memicu masalah kesehatan.

"Seluruh rangkaian upaya ini bermuara pada penataan kawasan permukiman yang layak huni.  Kami berharap sinergi antara pembangunan infrastruktur domestik dan kesadaran masyarakat dapat berjalan beriringan guna menciptakan kota yang bersih, nyaman, dan sehat untuk generasi mendatang," pungkasnya. (HENDRI/j)