JAKARTA –

BORNEONEWS, Burgenstock – Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menegaskan hubungan Iran dan Pakistan sebagai hubungan persaudaraan.

Pernyataan itu disampaikan setelah Sharif bertemu dengan anggota delegasi Iran dalam perundingan dengan Amerika Serikat di Swiss.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU perdamaian pada pekan sebelumnya.

Dalam keterangannya kepada media seusai pertemuan pada Minggu, 21 Juni 2026, Sharif menekankan kedekatan hubungan Pakistan dan Iran sebagai dua negara bertetangga.

Ia juga menegaskan komitmen bersama kedua negara untuk mendorong pembangunan kawasan.

Menurut Sharif, Iran dan Pakistan sama-sama berupaya mewujudkan kemakmuran di kawasan.

Perundingan di Swiss tersebut menandai dimulainya masa negosiasi Iran-AS selama 60 hari sebagaimana diatur dalam MoU Islamabad.

Negosiasi itu bertujuan membahas kesepakatan final untuk mengakhiri perang secara permanen serta menyelesaikan berbagai isu yang masih tersisa.

Pakistan dan Qatar bertindak sebagai mediator dalam perundingan yang menghasilkan kesepakatan tersebut.

Kehadiran Sharif dalam pertemuan itu menjadi bagian dari upaya diplomatik Pakistan untuk memfasilitasi proses negosiasi.

Sumber: IRNA/OANA/ANTARA