PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berkomitmen untuk memperkuat dan meningkatkan program perlindungan sosial di wilayahnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Fokus utama dari peningkatan program ini adalah memberikan rasa aman dan pemenuhan hak-hak dasar bagi kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori rentan.

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan, menyatakan bahwa prioritas intervensi penanganan sosial tahun ini diarahkan secara spesifik kepada empat kelompok utama.

Kelompok tersebut meliputi anak-anak, perempuan, lanjut usia (lansia), serta para penyandang disabilitas. Kelompok ini memerlukan perhatian dan pendampingan yang lebih intensif agar tidak semakin terpinggirkan dalam dinamika pembangunan kota.

"Kami di Dinas Sosial terus berupaya merumuskan dan mengeksekusi program yang tepat sasaran. Kelompok rentan seperti anak, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas bukan hanya menjadi objek penerima bantuan, tetapi pemenuhan hak mereka wajib kita kawal bersama," katanya, Senin, 22 Juni 2026.

Untuk kelompok anak dan perempuan, Pemko Palangka Raya berfokus pada program pencegahan kekerasan serta pemenuhan gizi untuk menekan angka stunting.

Dinas Sosial juga bersinergi dengan instansi terkait untuk menyediakan ruang aman dan layanan konseling psikologis bagi perempuan dan anak yang menjadi korban tindak kekerasan maupun penelantaran.

Sementara itu, bagi kelompok lansia dan penyandang disabilitas, bantuan yang disalurkan lebih diarahkan pada peningkatan kemandirian dan kualitas hidup.

Riduan menjelaskan bahwa selain bantuan logistik dan nutrisi rutin, pihak Pemko juga menyalurkan alat bantu fisik seperti kursi roda, tongkat jalan, hingga pelatihan keterampilan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan para penyandang disabilitas.

Melalui penguatan perlindungan sosial ini, Dinas Sosial Kota Palangka Raya berharap dapat membangun jaring pengaman sosial yang lebih inklusif dan responsif.

Riduan mengajak seluruh lapisan masyarakat dan sektor swasta untuk turut peduli dan aktif melaporkan jika menemukan adanya warga kategori rentan di lingkungan sekitar yang belum tersentuh bantuan pemerintah. (HENDRI/y)