PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi ancaman bencana alam di wilayahnya.

Langkah ini diwujudkan melalui penguatan strategi pencegahan dan penanganan yang komprehensif, guna meminimalkan dampak kerugian baik materiil maupun korban jiwa di tengah masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, menyatakan bahwa salah satu pilar utama yang sedang diperkuat saat ini adalah sistem peringatan dini (early warning system).

"Sistem ini dirancang agar mampu memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada warga sebelum bencana terjadi," katanya, Senin, 22 Juni 2026.

Selain akurasi informasi, Pemko Palangka Raya juga berfokus pada infrastruktur keselamatan dengan memastikan ketersediaan jalur evakuasi yang memadai.

Jalur-jalur aman tersebut disiapkan secara strategis di kawasan rawan bencana agar proses penyelamatan warga dapat berjalan dengan lancar dan terorganisir saat situasi darurat. Tidak hanya dari sisi fasilitas fisik, penguatan kapasitas mitigasi di tingkat masyarakat juga menjadi prioritas.

Melalui berbagai program edukasi dan simulasi, BPBD setempat berupaya membangun kemandirian warga agar memiliki pengetahuan yang cukup serta mental yang tangguh dalam menghadapi dan merespons ancaman bencana di lingkungan sekitar mereka.

"Di sisi lain, manajemen pascabencana yang cepat dan tepat turut menjadi perhatian serius dalam strategi ini," ujarnya.

Hendrikus menegaskan bahwa penanganan setelah terjadinya bencana, mulai dari penyaluran bantuan logistik, pemulihan fasilitas publik, hingga pemulihan kondisi psikologis korban, harus dilakukan tanpa penundaan demi mempercepat normalisasi kehidupan masyarakat.

Melalui sinergi yang kuat antara seluruh perangkat daerah, instansi terkait, dan kesadaran aktif dari elemen masyarakat ia berharap sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi ini dapat berjalan optimal.

Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu menciptakan Kota Palangka Raya yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan alam di masa depan. (HENDRI/y)