BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akan fokus pada pembinaan budidaya perikanan. Pilihan ini diambil setelah berubahnya kewenangan DKP menyusul penerapan nomenklatur baru organisasi perangkat daerah (OPD).
"Dari sisi APBD anggaran depan ini kita lebih besar dan fokus ke budidaya. Namun tidak terlepas dari pengawasan dan pembinaan dalam konteks perairan umum. Hanya kalau perairan laut sepanjang 0 sampai 12 mil sudah menjadi kewenangan provinsi," kata Kepala Kobar, Rusliansyah (6/1/2017).
Terkait fokus pembinaan itu, DKP Kobar akan membuat tambak uji coba menggunakan terpal, seluas satu hektare, dengan lima petak kolam di dalamnya. Tambak ini diproyeksikan dapat menghasilkan ikan sebanyak 3 ton per petaknya, dalam tempo tiga bulan.
Tahun ini, DKP akan membuat dua paket tambak dengan anggaran per satu hektare lahan, sebesar Rp550 juta. Rencananya tambak ini akan dibangun di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kumai, Kobar.
"Lokasinya di BBU Sungai Bakau dan akan kita buatkan per kelompok. Namun tidak bisa dilakukan sekaligus dan harus bertahap," ujar Rusliansyah. (KOKO SULISTYO/B-10)
Nomenklatur Berubah, DKP Kobar Fokus Pembinaan Budidaya Perikanan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Barito Utara Tegaskan Jabatan Adalah Amanah, Pejabat Diminta Buktikan Kinerja Nyata
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Warga dan Satgas Bina Marga Bersihkan Drainase Jalan P Antasari Pangkalan Bun
Dinkes Kobar Publikasikan 21 Kontak Posko Kesehatan untuk Darurat Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







