BORNEONEWS, Nanga Bulik – Melimpahnya produksi durian lokal di Kabupaten Lamandau selama musim panen raya membuat harga buah tersebut mengalami penurunan di pasaran.
Kondisi ini terjadi di sejumlah wilayah, dengan durian dijual mulai dari Rp5.000 hingga Rp30.000 per buah, bergantung pada ukuran dan kualitasnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjual durian dalam bentuk buah segar, tetapi juga mengolahnya menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Menurut Rizky, melimpahnya hasil panen seharusnya menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis olahan pangan lokal.
Dengan demikian, hasil panen tidak mudah terbuang dan dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi petani maupun pelaku usaha.
"Durian yang sedang melimpah ini jangan sampai terbuang sia-sia. Selain dikonsumsi langsung, buah ini dapat diolah menjadi berbagai produk yang lebih awet dan memiliki nilai jual lebih tinggi," ujarnya saat memberikan edukasi di Rumah Jabatan Bupati, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, salah satu tantangan yang dihadapi petani saat panen raya adalah daya simpan durian yang relatif singkat. Apabila tidak segera dipasarkan atau diolah, buah tersebut berisiko rusak dan kehilangan nilai jual.
Karena itu, Rizky mendorong masyarakat untuk memanfaatkan durian sebagai bahan baku produk olahan seperti tempoyak, lompuk, maupun dodol durian. Selain mampu memperpanjang masa simpan, produk-produk tersebut juga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
Sebagai bentuk edukasi, Bupati turut memperagakan cara mengolah daging durian menjadi lompuk kepada anggota Pramuka yang mengikuti kegiatan di Rumah Jabatan Bupati. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para peserta.
Rizky berharap masyarakat semakin kreatif dalam memanfaatkan potensi komoditas lokal sehingga hasil panen yang melimpah dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.
"Kami ingin masyarakat mampu melihat peluang dari hasil pertanian yang dimiliki. Jika diolah dengan baik, durian tidak hanya menjadi buah konsumsi, tetapi juga dapat menjadi produk unggulan yang bernilai ekonomi tinggi," tegasnya.(NATALIA KRISTIN)









