NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau tengah mempersiapkan penerapan sistem parkir berbasis elektronik di Rumah Sakit Gusti Abdul Gani (RSGAG) sebagai bagian dari upaya modernisasi layanan publik dan peningkatan pendapatan daerah.

Inisiatif tersebut mendapat dukungan dari Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, yang menilai pengelolaan parkir perlu dilakukan secara lebih tertib dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Menurut Abdul Hamid, penggunaan sistem elektronik akan memudahkan proses pengawasan karena seluruh transaksi parkir dapat tercatat secara otomatis. Dengan demikian, pengelolaan parkir menjadi lebih akuntabel sekaligus mengurangi potensi kehilangan pendapatan.

"Melalui sistem digital, setiap transaksi dapat dipantau dengan jelas sehingga pengelolaan parkir menjadi lebih transparan dan profesional," ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor parkir memiliki potensi yang cukup besar untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) apabila dikelola dengan baik. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong inovasi dalam tata kelola pelayanan publik, termasuk di lingkungan rumah sakit.

Rencana penerapan sistem tersebut memungkinkan pengguna jasa parkir melakukan pembayaran secara non-tunai menggunakan uang elektronik maupun metode pembayaran digital lainnya. Selain dinilai lebih praktis, sistem ini juga dapat mempercepat proses transaksi dan meminimalkan kesalahan dalam pencatatan.

Meski mengedepankan transaksi digital, pemerintah daerah tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan metode pembayaran elektronik.

Oleh sebab itu, sejumlah alternatif pembayaran akan disiapkan agar seluruh pengunjung tetap dapat mengakses layanan parkir dengan mudah.

Saat ini, rencana penerapan parkir elektronik masih dalam tahap persiapan. Pemerintah daerah bersama pihak terkait tengah mengkaji berbagai aspek pendukung, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, sistem operasional, hingga mekanisme pengelolaan yang akan diterapkan.

Abdul Hamid mengatakan inovasi tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan dan kepastian layanan bagi masyarakat yang berkunjung ke rumah sakit.

"Kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih modern, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah," tegasnya.

Apabila terealisasi, sistem parkir elektronik di RSGAG akan menjadi salah satu langkah transformasi pelayanan publik berbasis digital yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan transparan.(NATALIA KRISTIN/R)