MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan sosial dan pemberian honorarium bagi lembaga kemasyarakatan.

Program tersebut menyasar masyarakat penerima manfaat serta kelembagaan seperti Damang Adat, Mantir Adat, RT dan RW di Kabupaten Barito Utara.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat peran lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran lembaga-lembaga yang menjadi ujung tombak pelayanan dan pembinaan di tengah masyarakat,” kata Shalahuddin di Muara Teweh, Selasa, 23 Juni 2026.

Hal itu disampaikan saat menghadiri peluncuran program pemberian bantuan sosial dan honor kelembagaan Damang Adat, Mantir Adat, serta RT/RW se-Kabupaten Barito Utara.

Menurut Shalahuddin, bantuan sosial tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Program ini juga diharapkan dapat melengkapi berbagai bantuan sosial yang telah diterima masyarakat, seperti Program Keluarga Harapan atau PKH, Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT, serta program bantuan pemerintah lainnya.

Ia menjelaskan, pemberian honorarium kepada Damang Adat, Mantir Adat, RT dan RW merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Para tokoh dan pengurus kelembagaan tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban sosial, melestarikan adat dan budaya, serta mendukung pelayanan pemerintahan hingga tingkat paling bawah.

Damang Adat dan Mantir Adat, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam menjaga kearifan lokal serta membantu menyelesaikan persoalan kemasyarakatan melalui pendekatan adat.

"Demikian pula RT dan RW yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat sebagai penghubung antara pemerintah dan warga,” jelasnya.

Shalahuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Program bantuan sosial dan honor kelembagaan tersebut merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Barito Utara Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan.

Program ini juga masuk dalam agenda prioritas pembangunan daerah, khususnya program prioritas nomor delapan dan sembilan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan kelembagaan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau Dinsos PMD Barito Utara, Sri Hartati, mengatakan pelaksanaan program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.

Sasaran program tersebut terutama kelompok rentan dan masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.

Sri Hartati menjelaskan, bantuan sosial diberikan kepada 1.256 penerima manfaat. Selain itu, dukungan kelembagaan diberikan kepada 524 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari sembilan Damang Kepala Adat, sembilan Sekretaris Damang, 18 Mantir Kecamatan, 309 Mantir Desa, dan 179 Ketua RT/RW.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial atau PPKS, membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan perlindungan dan jaminan sosial bagi kelompok rentan,” jelasnya.