BORNEONEWS, Jakarta - Penyanyi pop Madonna mengungkapkan alasan film biografi tentang perjalanan hidupnya batal diproduksi bersama Universal Studios.
Madonna menyebut proyek tersebut terhenti karena adanya perbedaan pandangan mengenai anggaran produksi film.
Dalam wawancara dengan majalah Interview, Madonna mengatakan dirinya telah mengerjakan naskah film tersebut selama dua tahun. Ia juga menghabiskan waktu bersama Universal Studios untuk proses penganggaran dan pemilihan pemain.
"Saya seharusnya membuat film tentang hidup saya. Saya mengerjakan skrip saya selama dua tahun dan menghabiskan dua tahun di Universal Studios bersama produser lini untuk melakukan penganggaran dan pemilihan pemain," kata Madonna sebagaimana dikutip dari Variety, Senin, 22 Juni 2026.
Pelantun lagu Borderline itu menjelaskan, dirinya membutuhkan anggaran besar karena film tersebut akan mengangkat perjalanan hidupnya yang panjang dan penuh dinamika.
Menurut Madonna, Universal Studios tidak sepenuhnya memahami besarnya biaya yang dibutuhkan untuk memproduksi film biografi tersebut.
"Kami berselisih, saya dan Universal, mengenai anggaran, karena saya membutuhkan, saya memiliki kehidupan yang luar biasa. Saya memiliki kehidupan yang hebat, jadi saya membutuhkan anggaran besar. Anda mengerti maksud saya?" katanya.
Madonna juga sempat mengusulkan agar film dibuat dengan biaya lebih rendah di Serbia. Namun, usulan itu mendapat respons yang menurutnya kurang tepat dari pihak studio.
"Salah satu respons pertama mereka adalah, 'kami tidak percaya Anda akan bisa bertahan di Serbia lebih dari empat hari.' Lalu saya menjawab, 'apakah kalian sudah membaca naskahnya?' Seluruh hidup saya adalah perjuangan untuk bertahan. Saya tidak pergi ke sana untuk berlibur," ujar Madonna.
Setelah proyek film bersama Universal gagal, Madonna mengaku sempat berada dalam ketidakpastian. Kemudian, Netflix menghubunginya untuk mengembangkan proyek dalam format serial.
Namun, rencana serial itu juga tidak berjalan sederhana. Madonna menyebut dirinya tidak bisa begitu saja menggunakan naskah yang telah dibuat bersama Universal.
"Saya tidak bisa menggunakan naskah yang saya miliki dengan Universal kecuali saya membelinya dari mereka dengan harga yang sangat mahal, meskipun saya yang menulisnya," katanya.
Ia menjelaskan, proses pembuatan serial berbeda dengan film. Madonna harus bertemu banyak penulis dan mencari showrunner yang tepat untuk mengembangkan proyek tersebut.
Universal Pictures sebelumnya memenangkan lelang proyek film biografi Madonna pada 2021. Dalam proyek itu, Madonna direncanakan terlibat langsung sebagai penulis naskah sekaligus sutradara.
Sejumlah penulis naskah juga sempat terlibat dalam pengembangan proyek, termasuk Diablo Cody dan Erin Cressida Wilson.
Aktris Julia Garner, pemenang Emmy untuk serial Ozark, juga telah dipilih untuk memerankan Madonna pada 2022 setelah melalui proses audisi intensif.
Film biografi tersebut sebelumnya disebut akan mengangkat perjalanan hidup Madonna, mulai dari masa kecilnya di Michigan, perkembangan karier musiknya di New York pada era 1980-an, hingga fase penting kariernya saat merilis album Ray of Light pada 1998.
Kini, Netflix disebut sedang mengembangkan serial autobiografi tentang Madonna melalui kerja sama eksklusif televisi dengan Shawn Levy.
ANTARA









