KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong didampingi Wakil Bupati Efrensia L.P Umbin, Ketua TP PKK Gunung Mas Mimie Mariatie dan lainnya mengumumkan secara resmi adanya perubahan nama Festival Budaya Mihing Manasa menjadi Festival Budaya Tambun Bungai, Senin, 22 Juni 2026 malam.

"Pada tahun ini, Festival Budaya Mihing Manasa akan berganti nama menjadi Festival Budya Tambun Bunga melalui perilisan logo baru," kata Jaya, Selasa, 23 Juni 2026.

Kata Jaya, pergantian event tersebut bertujuan untuk menyelaraskan dengan program Kepala Daerah yakni Program Tambun Bungai.

Pada Surat Keputusan Bupati Gunung Mas nomor 100.3.3.2/263/2026 tanggal 22 Juni 2026, logo Festival Budaya Tambun Bungai terdiri dari latar bermotif khas Kalimantan, lalu ada gambar sosok Tambun Bungai, rumah adat suku Dayak yakni betang dan di depannya ada papan nama Festival Budaya Tambun Bungai.

Gambar rumah adat Betang yang berukuran panjang itu menggambarkan atau memiliki filosofi gotong royong, kebersamaan dan simbol kerukunan.

Sedangkan nama nama Tambun Bungai dipilih dari nama dwitunggal pahlawan yang terkenal pada suku Dayak yakni Tambun dan Bungai. Tokoh pahalwan legendaris sekaligus nenek moyang Suku Dayak di Kalimantan Tengah. (RISKA YULYANA/y)