PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Nasib kontingen Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pulang Pisau yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 hingga kini masih menggantung. Meski seluruh peserta telah terdaftar dan diterima panitia provinsi, keberangkatan mereka belum mendapat kepastian setelah agenda pelepasan resmi yang dijadwalkan pada Senin, 22 Juni 2026 batal dilaksanakan.

Padahal, para peserta telah menyelesaikan berbagai tahapan persiapan, termasuk mengikuti latihan intensif selama sebulan terakhir dan menyelesaikan proses pendaftaran secara daring yang telah diterima panitia MTQ Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Ketidakjelasan terkait keberangkatan membuat para peserta resah. Mereka khawatir Kabupaten Pulang Pisau kehilangan kesempatan untuk berpartisipasi dalam ajang yang akan digelar di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya tersebut.

Seorang peserta mengaku kecewa dengan kondisi yang terjadi. Menurutnya, para peserta telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan diri demi membawa nama daerah di tingkat provinsi.

"Kami sudah berlatih dan mempersiapkan diri. Bahkan pendaftaran online sudah diterima panitia MTQ tingkat provinsi, yang artinya Pulang Pisau akan berpartisipasi di event tersebut. Namun sampai sekarang belum ada kepastian keberangkatan. Kami sangat berharap bisa berangkat mengikuti MTQ Korpri di Puruk Cahu," ujarnya, Selasa, 23 Juni 2026.

Ia juga menyoroti nasib peserta yang berasal dari sejumlah kecamatan di Pulang Pisau. Beberapa di antaranya telah datang ke ibu kota kabupaten untuk mengikuti agenda pelepasan yang telah dijadwalkan, namun akhirnya batal tanpa kepastian.

"Kasihan juga peserta dari kecamatan lain. Mereka jauh-jauh datang ke kabupaten untuk mengikuti pelepasan, tetapi akhirnya tidak jadi," katanya.

MTQ Korpri merupakan agenda rutin yang menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual bagi anggota Korpri. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar-ASN dari 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai alasan tertundanya pelepasan maupun kepastian keberangkatan kontingen ASN Kabupaten Pulang Pisau ke MTQ Korpri tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Para peserta berharap, pemerintah daerah segera mengambil keputusan agar kontingen Pulang Pisau tetap dapat mengikuti ajang tersebut dan membawa nama daerah di tingkat provinsi. (RETHA/y)