BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah atau LPPD Kabupaten Murung Raya, Lynda Kristiane Perdie, mengingatkan peserta Pesparawi Nasional XIV asal Murung Raya agar menjadikan ajang lomba sebagai sarana memuliakan Tuhan, bukan semata mengejar gelar juara.
Pesan itu disampaikan Lynda saat bertemu peserta, pelatih, dan official kontingen Murung Raya di Manokwari, Papua Barat, Senin, 22 Juni 2026.
Menurutnya, semangat pelayanan harus menjadi landasan utama setiap peserta saat tampil di panggung Pesparawi Nasional. Dengan niat yang tulus, hasil terbaik akan mengikuti sesuai kehendak Tuhan.
“Bernyanyilah dengan sebaik-baiknya, seindah-indahnya serta bernyanyilah dengan hati dan niat yang tulus untuk memuliakan nama Tuhan. Masalah menang dan kalah itu adalah bonus,” ujarnya dalam rilis kepada Borneonews pada Selasa, 23 Juni 2026.
Lynda menegaskan, para peserta tidak perlu terbebani target juara yang berlebihan. Ia meminta seluruh anggota kontingen fokus memberikan penampilan terbaik dalam setiap kategori yang diikuti.
Menurutnya, jika tujuan utama adalah memuliakan Tuhan melalui talenta yang dimiliki, maka peserta akan tampil lebih tenang dan maksimal.
“Lakukan dengan tujuan memuliakan nama Tuhan. Jika niatnya lurus, hasil terbaik pasti Tuhan berikan sesuai kehendak-Nya,” katanya.
Pesparawi Nasional XIV berlangsung di Manokwari pada 18-28 Juni 2026 dan diikuti kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia.
Murung Raya tahun ini kembali memperkuat kontingen Kalimantan Tengah pada kategori Solo Remaja Putri dan Paduan Suara Wanita. (TESTI PRISCILLA/H)









