SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Camat Mentaya Hulu, Edison, menyatakan kesiapan wilayahnya dalam menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) . Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk pengaturan tempat pelaksanaan dan akomodasi kafilah yang sudah disiapkan dengan matang.

“Kami sudah siapkan tempat pelaksanaan dan tempat kafilah . Ini kami juga tengah menyiapkan akses atau jalan di wilayah kita," ujarnya, Selasa, 23 Juni 2026.

Perbaikan akses jalan menuju arena MTQ menjadi prioritas. Pihak kecamatan telah menyurati Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) untuk melakukan perbaikan jalan dari KM 28 hingga lokasi arena MTQ di start 2, Kulaya Kuayan sampai Tanjung Jariangau dengan perbaikan minimal berupa agregat.

“Kami tidak muluk-muluk, kami berpatokan pada tugas masing-masing mulai dari PU, masyarakat, dan perusahaan. Dengan gotong royong, kita bisa melakukan perbaikan jalan atau diagregat,” jelas Edison.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah membentuk Asosiasi Pengguna Jalan Raya Kecamatan Mentaya Hulu untuk menginisiasi perbaikan jalan bersama masyarakat.

“Tapi kalau mau PU sendiri yang memperbaiki tidak masalah. Namun, saya sudah membentuk asosiasi pengguna jalan raya Kecamatan Mentaya Hulu,” ujarnya.

Kehadiran asosiasi ini telah berdampak positif terhadap kondisi jalan, terutama di start 2 yang kini sudah dapat dilalui dengan lancar dibandingkan kondisi sebelumnya yang rusak parah.

“Dalam satu hari, 20 rit tanah uruk untuk perbaikan. Jika berharap sepenuhnya dari pemerintah mungkin sulit, sehingga kami, sebagai pemerintah kecamatan, berinisiatif menggandeng masyarakat,” tutur Edison.

Ia optimistis, dengan kolaborasi ini, saat pelaksanaan MTQ nanti tidak akan ada hambatan berarti akibat kondisi jalan yang sulit dilalui, meskipun jalan belum diaspal.

“Jadi, saat MTQ nanti, kami pastikan jalan lancar dilalui meskipun bukan aspal,” tutupnya. (DEVIANA/H)