PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau menegaskan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar memiliki peran penting dalam membangun komunikasi publik yang efektif dan berwibawa.

Penegasan itu disampaikan saat dirinya menjadi narasumber pada Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sekretariat Umum Polda Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Aurila Palangka Raya.

Dalam kegiatan tersebut, Sukardi membawakan materi mengenai tata bahasa Indonesia dalam penyusunan naskah dinas.

Ia menilai kemampuan menyusun dokumen resmi sesuai kaidah bahasa merupakan bagian penting dari profesionalitas aparatur.

Menurutnya, bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga instrumen yang menentukan kualitas pelayanan publik.

Dokumen yang disusun dengan bahasa yang tepat akan memudahkan penyampaian informasi dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

“Bahasa Indonesia harus menjadi sarana komunikasi yang efektif, berwibawa, dan mampu mendukung pelaksanaan tugas kedinasan maupun pelayanan kepada masyarakat,” kata Sukardi pada Selasa, 23 Juni 2026.

Ia menambahkan, penggunaan bahasa yang tertib dan sesuai aturan juga membantu menciptakan keseragaman dalam penyusunan berbagai dokumen resmi sehingga meminimalkan potensi kesalahan interpretasi.

Melalui forum Rakernis tersebut, Balai Bahasa Kalteng berupaya memperluas pemahaman aparatur mengenai pentingnya penerapan kaidah bahasa Indonesia dalam administrasi pemerintahan.

Sukardi berharap kolaborasi antara Balai Bahasa dan berbagai instansi pemerintah dapat terus ditingkatkan guna memperkuat budaya berbahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan kerja.

“Ketika bahasa digunakan secara tepat, maka pesan yang disampaikan akan lebih mudah dipahami, keputusan dapat dijalankan dengan baik, dan pelayanan publik menjadi semakin berkualitas,” tuturnya.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan profesionalitas aparatur melalui penguatan kompetensi kebahasaan sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik.(TESTI PRISCILLA)