BORNEONEWS, Pulang Pisau- Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau Edvin Mandala menyambut dengan kritikan pelaksanaan rapat koordinasi pengendalian daerah (Rakordal) dan rapat pimpinan tim evaluasi penyerapan realisasi anggaran (Rapim Tepra) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
Menurutnya pelaksanaan Rakordal dan Tepra terhadap realisasi anggaran yang dilaksanakan per triwulan bahkan per bulan itu, tidak begitu berpengaruh dalam membenahi persoalan maupun kendala yang dihadapi pemerintah daerah.
Menurutnya hanya 10% sampai 15% saja pengaruh rakordal dan tepra terhadap realisasi pelaksanaan APBD. "Faktanya triwulan satu hingga triwulan tiga selalu tidak memenuhi target dan menumpuk di triwulan keempat," ujar Ketua Komisi I DPRD Pulang Pisau ini terkait realisasi APBD yang disampaikan dalam pelaksanaan Rakordal dan Rapim Tepra tahun-tahun sebelumnya.
Ke depan, kata politisi Partai Gerindra itu, perlu gunakan cara lain yang lebih efektif sehingga pemerintah daerah dapat melakukan perbaikan melalui evaluasi yang lebih baik dan realisasi bisa memenuhi target. "Kalau seperti ini dan sama seperti tahun-tahun sebelumnya, menurut saya tidak perlu ada rapat Tepra atau Rakordal," imbuhnya.
Terkait hal tersebut Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo mengharapkan agar perbaikan tahun ini menjadi perhatian semua SKPD. "Kita harus konsisten dengan apa yang sudah direncanakan dan harus dilaksanakan. Dan kita harus punya komitmen kuat menyelesaikan semuanya dengan baik," kata Bupati.(JAMES DONNY/B-8)








